Penjualan Buku Tulis Sekolah Masih Adem Ayem

Palembang, jurnalsumatra.com -Dua minggu memasuki tahun ajaran baru,  penjualan buku tulis belum mengalami peningkatan. Perkiraan pedagang,  penjualan buku tulis akan mengalami peningkatan satu minggu siswa masuk sekolah menjelang tahun ajaran baru.

Salah satu penjual buku tulis dan alat sekolah di Pasar 16,  Zulkipli mengatakan, saat ini pendapatan yang masuk berkisar Rp 1,3 juta sampai Rp 1,4 juta perhari.  “Dalam sehari kita bisa menjual sekitar satu dus buku tulis. Dalam satu dus itu ada yang berisi 32 pak dan ada yang berisi  24 pak. Satu pak itu berisi 10 buku,” ujarnya.

Menurutnya,  penjualan buku tulis ini belum mengalami peningkatan. “Penjualan masih standar. Barangkali satu minggu anak masuk sekolah baru meningkat,” ucap Zulkipli.

Lebih lanjut Zulkipli menututkan,  harga buku tulis yang dijualnya beragam sesui dengan jumlah lembar dan merek buku tulis.  “Kalau yang paling murah itu daya jual Rp 15 ribu satu pak berisi 10 buku.  Kalau yang paling mahal Rp 35 ribu satu pak. Selain menjual buku tulis,  saya juga menjual sampul,  pena,  peruncing,  spidol dan lainnya.

Hal senada juga diungkapkan pedagang buku tulis lainnya,  Suhadi.  Dia menuturkan,  penjualan buku tulis dan alat sekolah lainnya masih stabil.

“Pemasukan sekarang rata-rata Rp 1 sampai 1,4 juta.  Saya bisa menjual 1 sampai 2 dus buku perhari,” ucapnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan,  harga buku yang dijual bervariasi yakni Rp 20 ribu hingga Rp 40 ribu satu pak. Harga itu tergantung merek dan jumlah lembar buku, ” paparnya.

Menurutnya,  penjualan buku tulis ini akan semakin meningkat satu minggu menjelang siswa masuk sekolah tahun ajaran baru. “Seminggu lagi masuk sekolah baru rame. Kalau sekarang penjualan buku tulis masih normal, ” pungkasnya.  (yanti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 − six =