Penumpang Di Terminal Osowilangun Surabaya Naik 37 Persen

     Surabaya, jurnalsumatra.com – Jumlah penumpang yang datang di Terminal Tambak Osowilangun, Kota Surabaya, Jatim pada masa libur Natal dan Tahun Baru mengalami kenaikan 37 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
“Jurusan utara memang naik terus tiap tahun,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad di Surabaya, Senin.
Menurut dia, kondisi itu karena banyak warga lebih memanfaatkan keberadaan angkutan umum dari pada kendaraan pribadi untuk keperluan pulang kampung atau rekreasi selama liburan panjang akhir tahun ini.
“Ini justru meningkatkan ekonomi juga. Mereka punya kebiasaan mudik tidak hanya saat Lebaran melainkan juga saat liburan panjang,” ujarnya.
Dari data di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Terminal Osowilangun Dishub Surabaya, ada tren kenaikan penumpang yang datang di Terminal  Osowilangun sejak H-10 atau Sabtu (15/12) hingga H-2 atau Minggu (23/12).
Pada 2017, jumlah penumpang mencapai 16.556 orang, sedangkan pada 2018 mengalami kenaikan 22.692 orang.

“Jadi ada kenaikan 37 persen atau 6.136 penumpang dari tahun lalu,” ujarnya.
Hal itu berbalik dengan jumlah penumpang di Terminal Purabaya yang terpantau mengalami penurunan pada liburan panjang Natal dan Tahun Baru tahun ini.
Disebutkan pada H-10 sampai H-2, jumlah penumpang di Terminal Purabaya pada 2017 sebanyak 270.602 orang. Namun, pada 2018 mengalami penurunan 253.807 orang. Jadi ada penurunan 6,21 persen atau 16.795 penumpang.
“Kemungkinan penyebabnya banyak angkutan daring dan tol yang dibuka dan untuk jarak pendek memilih angkutan pribadi,” katanya.
Meski demikian, lanjut dia, situasi di Terminal Purabaya maupun Tambak Osowilangun  hingga saat ini terus dipadati penumpang.
Dishub Surabaya berupaya agar para penumpang tidak sampai keleleran karena belum mendapat bus untuk mengantar mereka ke tujuan masing-masing.
“Kami telah menyiapkan sejumlah personel untuk membantu kelancaran di Terminal Purabaya,” katanya.(anjas)

Leave a Reply