Penyelenggara Pemilu Sosialisasikan Pilkada Di Rutan Tanjungpinang

     Tanjungpinang, jurnalsumatra.com – Komisi Pemilihan Umum dan Panitia Pengawas Pemilu Kota Tanjungpinang bekerja sama dengan Dinas Kependudukan setempat menyosialisasikan pilkada kepada warga binaan di rumah tahanan.
Anggota Panwaslu Tanjungpinang, Muhamad Zaini, di Rutan Tanjungpinang, Senin, mengatakan, sosialisasi dilakukan untuk mengakomodir hak suara yang dimiliki warga binaan.
“Ada 100 orang lebih warga binaan di Rutan Tanjungpinang sebanyak 63 orang di antaranya memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK),” katanya.
Penyelenggara pemilu sudah dua kali menyosialisasikan pilkada di Rutan Tanjungpinang, namun kali ini bersama Dinas Kependudukan Tanjungpinang. KPU Tanjungpinang sengaja melibatkan Dinas Kependudukan agar dapat mengakomodir warga binaan yang memungkinkan memenuhi persyaratan sebagai pemilih.

Dari 63 orang warga binaan yang memiliki NIK, kata dia rata-rata tidak memiliki KTP elektronik. Beragam alasan yang disampaikan warga binaan antara lain, memang belum mengurusnya, ditahan kejaksaan, dan hilang.
Zaini berharap Dinas Kependudukan Tanjungpinang memiliki cara agar warga binaan yang memiliki NIK dapat menggunakan hak pilih.
“Mungkin dapat dibuat surat keterangan bagi yang belum memiliki KTP elektronik atau solusi terbaik lainnya,” tegasnya.
Zaini mengemukakan menggunakan hak suara dilindungi konstitusi karena itu  satu suara yang dimiliki warga binaan yang memenuhi persyaratan sebagai pemilih harus dipenuhi.
“Dalam rapat ini juga dibahas bagaimana teknis penggunaan hak suara, apakah KPU Tanjungpinang membangun tempat pemungutan suara khusus di TPS atau warga binaan menggunakan hak suara di TPS terdekat dengan rumah tahanan,” katanya.(anjas)

Leave a Reply