Penyerapan Beras Bulog Pekalongan Baru 56 Persen

     Batang, jurnalsumatra.com – Penyerapan beras yang dilakukan oleh Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Pekalongan, Jawa Tengah hingga pertengahan November 2017 baru mencapai 56 persen dari target 11.600 ton.
Kepala Bulog Subdivre Pekalongan, Muhson di Batang, Rabu, mengatakan untuk mengejar target penyerapan gabah/beras itu, Bulog menggadeng sekitar 35 mitra kerja yang tersebar di tujuh wilayah kabupaten/kota eks-Keresidenan Pekalongan sebanyak 35 unit.
“Terkait dengan kondisi masa panen di sejumlah wilayah yang mulai turun maka rata-rata penyerapan beras hanya mampu mencapai 150 ton per hari,” katanya.
Selain itu, kata dia, Bulog juga melakukan pengadaan dengan sistem cadangan stabilitas harga pangan (CSHP) dengan fleksibilitas 10 persen dari harga ketentuan Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 5 Tahun 2015 tentang Kebijakan Pengadaan Gabah/Beras.

     “Bagi Bulog akan melaksanakan penyerapan beras dengan pola CSHP Rp8.030 per kilogram. CSHP ini sudah mulai dilakukan sejak 1 Agustus 2017,” katanya.
Ia mengatakan Bulog terus berusaha melakukan penyerapan beras dengan menyesuaikan kondisi di lapangan.
Adapun sejumlah wilayah yang masih lancar melakukan penyerapan beras, kata dia, antara lain Kabupaten Pemalang dan sebagian di wilayah Songgom Kabupaten Brebes.
Menurut dia, target penyerapan 118 ribu ton setara beras itu terdiri atas 110 ribu ton untuk nonkomersial dan 8 ribu komersial.
“Kami terus berusaha maksimal untuk mencapai target penyerapan gabah/beras melalui mitra kerja, seperti Tentara Nasional Indonesia (TNI), gabungan kelompok tani (Gapoktan), dan Polri,” katanya.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 − six =