Penyuluh Pertanian Dituntut Mampu Melakukan Inovasi

     Batubara,  jurnalsumatra.com – Penyuluh pertanian di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, dituntut  mampu melakukan inovasi sehingga terus mendorong petani untuk meningkatkan produktifitas hasil pertaniannya.
Bupati Batubara RM.Hary Nugroho di Lima Puluh, Rabu mengatakan, penuluh pertanian jangan hanya sekedar turun dan melapor tapi harus ada inovasi yang diimplementasikan, sehingga keberadaannya dirasakan berdapat pada daya juang petani untuk meningkatkan hasil pertanian.
Dalam menjalankan setiap inovasi, diharapkan juga muncul multiplayear effect yang memberi imbas tidak hanya pada petani tapi juga kepada masyarakat di sektor lainnya.
“Inovasi itupun tidak boleh berhenti pada satu titik, tapi harus berkelanjutan. Artinya penyuluh juga harus terus belajar meningkatkan pengetahuannya,” katanya.
Ia mengatakan, hendaknya jangan petani saja yang sejahtera, tapi berpengaruh kapada semua sektor-sektor lainnya seperti  pariwisata, perdagangan, perekonomian dan sebagainya.
Itulah yang disebut dengan inovasi yang harus berkembang dan berpengaruh kepada kesejahteraan masyarakat secara umum, tidak hanya petani.
Kedepannya penyuluh pertanian dapat memberikan pemahaman serta mengembangkan ilmu pengetahuan tekhnologi (Iptek) yang dinamis agar bisa dengan mudah di adopsi petani.

    Penyuluh pertanian harus kreatif dalam mengemas sebuah inovasi teknologi sehingga petani mampu mengubah nilai produk dan keluaran nya.
“Peneliti dan penyuluh juga seharusnya bergerak secara sinergi guna menjawab segala tantangan dan permasalahan yang di hadapi petani,” katanya.
Ia mengatakan, perkembangan pertanian sangat memerlukan kajian penelitian baik yang bersifat penelitian dasar maupun terapan jumlah penelitian dalam satu negara berbanding lurus dengan tingkat kemajuan peradapannya.
Bahasa ilmiah yang terkandung dalam sebuah penelitian perlu di terjemahkan terlebih dahulu menjadi bahasa yang mudah di mengerti oleh semua kalangan khususnya petani.
“Tugas penting ini tergantung dari kepiawaian penyuluh dalam mengonversi dan menyampaikan hasil kajian menjadi sebuah adopsi dan difusi inovasi teknologi di kalangan petani,” katanya.(anjas)

Leave a Reply