Perangkat Desa Kepulauan Sitaro Dijamin BPJS-TK

     Manado,jurnalsumatra.com – Perangkat desa dan karyawan non aparatur sipil negara di lingkup Pemerintah Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) akan diikutsertakan dalam program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK).
“Pemerintah Kabupaten Sitaro menyambut baik dan akan mengikutsertakan semua ASN dan perangkat desa sehingga dijamin oleh BPJS-TK,” kata kepala BPJS-TK Cabang Manado Asri Basir di Manado, Rabu.
Asri mengatakan diperkirakan perangkat desa ada sebanyak 900-an dan non ASN sebanyak 700-an pegawai. Hal itu merupakan amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004.

Kepala Bidang Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Manado Adisafah Curmacosasih mengatakan adapun fasilitas yang didapat bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan pekerja di antaranya jaminan kecelakaan kerja (JKK) meliputi pembiayaan transportasi ke rumah sakit, biaya pengobatan, biaya istirahat selama sakit, santunan cacat dan santunan kematian.
“Selain itu, peserta juga mendapatkan jaminan kematian (JKM) mulai dari biaya pemakaman, uang santunan Rp24 juta, santunan berkala selama dua tahun serta beasiswa untuk satu anak yang ditinggalkan,” jelasnya.
Tidak hanya jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian tapi peserta program BPJS Ketenagakerjaan pekerja bukan penerima upah dapat mendaftarkan diri untuk mendapatkan program jaminan hari tua (JHT).
“Kami terus menyosialisasikan jaminan sosial kepada kepala daerah di 15 kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Sulut agar melindungi semua tenaga kerjanya,” katanya.
Pihaknya akan fokus ke kepala daerah 15 kabupaten dan kota di Sulut, untuk menyasar pegawai non aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan kerja pemerintah masing-masing agar dilindungi juga.(anjas)

Leave a Reply