Perayaan Natal Di Rangkasbitung Berlangsung Aman

    Lebak, jurnalsumatra.com – Perayaan Natal di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten,  berlangsung aman dan lancar.
“Kami mendirikan posko pengamanan di depan gereja selama 24 jam untuk memberi kenyamanan kepada jemaat yang akan melakukan kebaktian misa Natal,” kata Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lebak Ajun Komisaris Besar Dani Arianto di Rangkasbitung, Senin.
Masyarakat Kabupaten Lebak sangat bertoleransi dalam kerukunan hubungan antarumat beragama juga saling kasih sayang dan penuh kedamaian.
Apalagi, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) hingga kini berjalan dengan baik.
Bahkan, perayaan ibadah misa Natal yang memadati lima gereja di Rangkasbitung berlangsung aman.
Pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru melibatkan 368 personel, diantaranya penjagaan keamanan antara 40-50 orang per gereja.

Selain itu, juga dibantu oleh anggota TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP dan masyarakat.
“Semua petugas di posko pengamanan dengan mendirikan tenda di depan gereja dilakukan selama sepekan ke depan,” katanya menjelaskan.
Menurut dia, lima gereja di Rangkasbitung sudah dilakukan sterilisasi yang melibatkan tim Gegana Brimob Polda Banten dengan menyisir di seluruh ruangan gereja menggunakan alat detektor.
Kelima gereja di antaranya Gereja Katolik Santa Maria tak Bernoda di Jalan Multatuli, Gereja Pasundan, Gereja Adven, Gereja Pantekosta dan Gereja Bethel di Jalan Sunan Kalijaga Rangkasbitung.
“Kami melakukan sterilisasi itu guna kenyamanan dalam melaksanakan perayaan misa Natal berjalan aman dan kondusif,” katanya.
Yokubus, seorang pemuda Gereja Katolik Santa Maria tak Bernoda Rangkasbitung mengatakan dirinya melaksanakan kebaktian misa malam Natal berlangsung khidmat dan khusyuk untuk berdoa agar hidup ke depan menjadi lebih baik.
“Kami berharap  Natal tahun menjadikan introspeksi diri agar ke depan menjadi lebih baik,” katanya.
Sementara itu, pendeta Gereja Bethel Indonesia (GBI) Rangkasbitung Kabupaten Lebak Rubiyanto mengatakan momentum Natal itu dapat diperkuat dengan rasa persaudaraan, kedamaian juga tingkatkan persatuan dan kesatuan bangsa.
“Kami berharap perayaan Natal membawa kedamaian bagi semua umat manusia di dunia,” katanya menjelaskan.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three + seven =