Perkumpulan Urang Banten Gandeng Dompet Duafa Bantu Warga Kurang Mampu

Serang, jurnalsumatra.com – Perkumpulan Urang Banten (PUB) melakukan penandatanganan kerja sama (MoU) dengan Dompet Duafa (DD) dalam rangka membantu masyarakat Banten yang kurang mampu di daerah-daerah pinggiran Banten.

  Penandatangan kerja sama tersebut dilakukan Ketua PUB Taufiequrachman Ruki dengan Ketua Yayasan dompet duafa Nasyith Majidi dan disaksikan para tokoh Banten di pendopo lama Gubernur Banten Jalan Brigjen Kyai Sjam’un di Serang, Selasa.

  “Kita berharap bahwa nanti ada kerjasama dalam berbagai program antara perkumpulan urang Banten dengan dompet duafa. Tentu nanti akan lebih fokus tempatnya di mana, waktunya kapan dan sasarannya apa. Misalnya kita akan membuat program 100 MCK di wilayah Banten Utara, apa yang bisa perbuat perbuat secara lebih teknis lagi,” kata Taufiequrachman Ruki.

  Salah satu program yang dalam waktu dekat akan dilaksanakan antara PUB dan DD yakni membuat perkampungan ramaph lansia di Desa Kadujajar Kecamatan Malingping. Lokasi kampung ramah lansia tersebut akan dikembangkan diatas lahan sekitar 5000 meter persegi yang dilengkapi dengan kawasan perkebunan, taman dan aktivitas lain bagi lansia.

  “Nanti akan kita kambangkan dibeberapa titik lainnya yang banyak lansia duafanya. Untuk tahap awal ini akan dibangun di Kadujajar Malingping,” kata mantan Ketua KPK tersebut.

  Ia betharap sinergi PUB dan Dompet Duafa terus dibangun dalam upaya membantu masyarakat Banten yang termarginalkan baik diwilayah Utara maupun Selatan Banten.

  “Kita semua punya tanggungjawab untuk membantu saudara-saudara kita yang kurang mampu,” kata Ruki.

  Sementara Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Nasyith Majidi mengatakan, ada beberapa program yang akan dikerjasamakan antara PUB dan DD. Salah satu program yang sudahbsiap untuk dilaksanakan kerjasamanya yakni dalam upaya membantu lansia duafa dengan mengembangkan kampung ramah lansia di Malingping.

  “Nanti ada rumah tinggalnya, ada tempat usahanya agar mereka juga nyaman tinggal di sana. Ini khusus bagi lansia duafa,” kata Majidi.

  Ia mengatakan, tahap awal akan dibangun di wilayah Malingping dan jika nantinya animo masyarakat bagus, akan dikembangkan di lojasi lain untuk program kampung ramah lansia duafa ini.(anjas)