Pernikahan Sederhana di Tengah Pandemi

Muba, jurnalsumatra.com РSebagian ada pasangan pengantin yang rela memundurkan hari pernikahan demi mewujudkan pesta impian yang telah dirancang gara-gara Covid-19. 
Karena ada yang berpendapat rasanya kurang afdal jika peristiwa sekali seumur hidup itu tak dirayakan dengan rancangan gaun desainer ternama, ornamen bunga di setiap sudut ruangan, dan hidangan lezat.


Namun ada juga pasangan sejati yang memutuskan untuk menikah ditengah pandemi.  Karena hajad pernikahan bisa dilakukan secara simple. 

Seperti hajad pernikahan Emi Kadamayanti, AM. Kep & Ade Candara, pasangan pengantin asal desa Rimba Ukur, Kecamatan Sekayu, Musi Banyuasin (Muba). Meski orang tuanya terbilang berada didesa tersebut, namun Emi Kadamayanti yang merupakan adik kandung Eni Erliza S,E salah satu anggota DPRD Muba ini justru memilih melaksanakan hajad pernikahan secara simple dengan memasang empat unit tenda diteras rumahnya, Sabtu (8/8/2020).

Dari pantauan, dalam hajad pernikahan antara Emi Kadamayanti dengan pasangannya Ade Candra hanya dilengkapi konsep busana, dekorasi dan hidangan yang ala sederhana serta mengedepankan protokol kesehatan mulai dari tamu undangan terbatas, duduk harus menjaga jarak, cek suhu badan, sampai membagikan masker kepada tamu dan undangan. 
Hajad pernikahan yang dilanjutkan secara rilek itu juga dipantau oleh petugas kesehatan setempat, Marta Dinata, Kapospol Sungai Batang, Aipda Bagus Dinata dan kepala Rimba Ukur Pe,u dengan didampingi perangkat dan Hansip desa.

“Kalau menurut saya melaksanakan hajad pernikahan secara sederhana itu tidak masalah. Kita juga tidak bisa memaksakan resepsi secara besar-besaran, mengingat saat ini kita landa pandemi. Cukup dengan resepsi yang sederhana saya iklas. Alhamdulilah, intinya kami senang dan bahagia yang  penting sakralnya, sakinah trus doa dari orang-orang yang datang. Lagi pula hajad pernikahan ini sudah direncanakan sejak lama, rasanya kurang bagus kalau ditunda,”Ujar Emi Kadamayanti saat dibincangi wartawan Jurnal Sumatra.com, seusai resepsi pernikahan.

Sementara Eni Erliza S,E selaku tuan rumah dan sekaligus anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muba, mengatakan, bahwa hajad pernikahan Emi Kadamayanti dengan pasangannya Ade Candra berjalan sukses dan lancar.

“Dalam hajad pernikahan ini, kita mengedepankan protokol kesehatan dengan tamu undangan terbatas. Kemudian acara dilanjutkan secara rilek agar para tamu undangan lainnya bisa hadir. Undangan terbatas yang kami maksud bukan berarti membedah-bedahkan tamu dan undangan, hanya semata-mata untuk menjaga kebaikan bersama dalam mengantisifasi wabah covid-19.”Ujarnya.

Politisi Partai berlambang pohon beringin ini juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Muba yang ingin melakukan hajad pernikahan agar menggunakan protokol kesehatan. 
“Saya himbau kepada masyarakat Muba yang ingin melaksanakan hajad pernikahan agar mengedepankan protokol kesehatan, mulai dari tamu dan undangan hendaknya terbatas, duduk harus jaga jarak, cek suhu badan, tuan rumah pun harus menyediakan masker untuk tamu dan undangan,”Imbaunya.(Rafik elyas)