Persetruan Warga Merapi VS PT Mas Terus Berlanjut

Lahat, Sumsel, jurnalsumatra.com – Kekesalan masyarakat di Desa Merapi, Kecamatan Merapi Barat, Lahat, kian memuncak. Selasa (5/12/2017), sekira pukul 09.00 WIB, puluhan warga itu mengadu kepihak Pemerintahan Daerah (Pemkab) Lahat.

Puluhan warga dari dusun V ini menyampaikan, permasalahan dengan PT Muara Alam Sejahtera (MAS) terkait Dampak Lingkungan yang mengakibatkan resah dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dan, disambut langsung Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Lahat di wakili Asisten 1 Ramsi S.IP MM di Op Room Pemkab Lahat.

“Saat pertemuan berlangsung sempat terjadi cek-cok mulut antara masyarakat dusun V dengan pihak Manajemen PT Mas. Karena keberadaan Stock File milik perusahaan yang dinilai tidak sesuai aturan,” ujar warga dusun V saat pertemuan Selasa (5/12), kemarin.

Saling hujat dan perang berbagai pertanyaan ketika pertemuan antara masyarakat dusun V Kecamatan Merapi Barat VS Manajemen PT Mas di Op Room Pemkab Lahat, kian memanaskan suasana. Namun, setelah permasalah dilapangan itu menemukan titik terang, akhirnya mulai meredam.

“Terimakasih masyarakat warga dusun V Kecamatan Merapi Barat, dan selamat dating para Manajemen PT Mas diruang Op Room Pemkab Lahat, harapan kami pemerintah dengan pertemuan kali ini sudah disepakati permasalahan dilapangan dapat kita bahas sama-sama untuk mencarikan jalan keluarnya,” ungkap Plt Sekda H Haryanto SE MM MBA melalui Asisten I Ramsi S. Ip MM, dalam sambutannya.

Menurutnya, dalam pembahasan kali ini, Pemkab Lahat akan menanggapi permasalahan ini dengan Netral yang pastinya dirinya berharap rapat ini bisa aman dan kondusip sehingga mendapatkan jalan keluar diantara ke dua belah pihak.

“Oleh sebab itu, dalam pertemuan ini kita sama-sama cari jalan keluarnya untuk mengatasi permasalahan yang kian meruncingnya antara warga dan PT Mas,” tambahnya.

Deputy mine Direktur Sahrul Syarnubi dalam penyampaiannya, meminta maap kepada warga atas ketidak nyamanan atas aktifitas pertambangan. Kedepan, dirinya selaku pimpinan PT Mas akan memanimalisir atas kekurangan yang ada dilapangannya.

“Sekali lagi atas nama perusahaan saya mintak ma’af ketidak nayamanan atas keberadaan Stock File milik kami. Insyaallah, akan kami perbaiki, agar kedepan tidak terjadi lagi,” janji Sahrul.

Hadir dalam pertemuan itu, Perwakilan Dinas lingkungan Hidup (DLH) Lahat, Camat Merapi Barat, Deputy mine Support Direktur, Koramil Merapi dan Perwakilan UPTD Regional 4, serta belasan Media untuk memantau hasil dari pertemuan diruang Op Room Pemkab Lahat. (Din)

Leave a Reply