Persiba Siap Hadapi Laga Perdana Liga 2

    Balikpapan, jurnalsumatra.com – Persiba Balikpapan siap menghadapi tim degradasi dari Liga 1 Persegres Gresik United pada pertandingan perdana kompetisi Liga 2 musim 2018 di Gresik, Jawa Timur, pekan depan.
“Jadwal pertandingan perdana masih berubah-ubah, apakah tanggal 21 April atau 23 April, tapi kami siap,” kata pelatih Persiba Wanderley Junior dikonfirmasi di Balikpapan, Kaltim, Selasa.
Menurut Wanderley, pertandingan pertama selalu spesial karena jadi tonggak motivasi, apa pun hasilnya.
Namun, tim berjuluk “Beruang Madu” akan selalu berusaha tampil maksimal, bermain dengan semangat juang dan penuh motivasi.
“Meski saya juga masih buta kekuatan Persegres. Sama seperti kita setelah turun ke Liga 2, Persegres banyak rekrut pemain baru,” lanjut pelatih asal Brazil itu.
Pelatih yang sudah malang melintang melatih tim di Malaysia dan Thailand itu juga menegaskan bahwa dirinya tidak memikirkan tim lain dan hanya fokus pada persiapan Bryan Cesar dan kawan-kawan.
Sebagai tim tamu, Wanderley ingin Persiba bermain dengan konsentrasi tinggi, tangguh bertahan dan sigap menyerang.

     Transisi bertahan dan menyerang yang cepat, hingga penyelesaian akhir yang efektif, termasuk di dalamnya menajamkan peluang dari bola-bola mati.
Persiba Balikpapan masuk ke Liga 2 dengan modal juara “Trofeo Battle of Borneo” pada Februari 2018 dan penampilan yang terus membaik di turnamen pramusim Piala Gubernur Kalimantan Timur 2018.
Meskipun tidak lolos dari fase grup di turnamen itu, anak-anak latih Wanderley tampil cukup meyakinkan sebagai sekumpulan pemain muda, seluruhnya pemain Indonesia dan tidak ada pemain asing.
“Anak-anak bisa cetak gol dan bisa menghindar dari juru kunci dalam pertandingan yang jadwalnya padat. Itu cukup bikin kita optimistis menghadapi kompetisi Liga 2,” tambah Wanderley.
Meskipun kemudian dalam tiga laga uji coba terakhir, yakni dua kali melawan Kalteng Putra (Persiba mencatat sekali kalah di Palangkaraya dan gagal menang di Stadion Batakan), serta kalah lawan PSS Sleman di Batakan, optimisme itu tidak berkurang.
“Kami sudah evaluasi semuanya dan anak-anak sudah tahu apa salah mereka. Itu juga bekal yang sangat baik buat masuk kompetisi ini,” ujar Wanderley.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 5 =