Persiraja Uji Kemampuan Pemain

     Banda Aceh, jurnalsumatra.com – Persiraja yang akan berlaga di Liga 2 Nasional menguji dan melihat kemampuan para pemainnya di setiap posisi dalam  try-out (ujicoba) pertama dengan  Banda Aceh Football Club di lapangan H Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, Selasa sore.
Try-out pertama tim berjuluk Laskar Rencong ini dalam rangka persiapan menghadapi kompetisi Liga II nasional yang akan digulir Maret mendatang, berhasil mencatat kemenangan 4-0.
Namun bagi sang arsitek Persiraja Akhyar Ilyas bukanlah hasil kemenangan besar tersebut yang menjadi ukuran kemajuan timnya, akan tetapi yang menjadi penilaiannya sejauh mana kemajuan kemampuan yang telah dicapai pemain di setiap posisi.
Ia melihat dan menilai secara cermat sejauh mana kemampuan para pemain di setiap posisi yang nantinya masuk dalam tim utama.
“Dalam laga ujiicoba kita mihat kemampuan pemain di setiap posisi dalam rangka pembentukan tim,” ujarnya yang belum bisa menyebutkan kemampuan pemain di posisi mana yang capai kemajuan, karena tim belum terbentuk.
Dari latihan selama ini dan pertandingan ujicoba yang dilakukan akan dibentuk tim yang disiapkan menghadapi kompetisi liga II nanti.

Sebutnya lagi dalam persiapan ini Persiraja masih membutuh tiga pemain pemain lagi untuk posisi pertahanan, tengah dan penyerang (stiker). Tiga pemain lagi akan dicari.
Dalam laga ujicoba ini Persiraja menurunkan semua pemain dan menguasai jalan permainan sepanjang pertandingan 2 x 45 menit.
Kendati begitu para pemain Banda Aceh FC yang semuanya berusia 19-20 tahun membuat perlawanan ketahanan fisik bermain cepat dengan pemain Persiraja.
Alwija bersama Rayan, Chairil dan rekan-rekannya yang lain meski kalah empat nol cukup memberikan perlawanan berarti melalui sejumlah ancaman berbahaya ke gawang Persiraja.
Pelatih Banda Aceh FC, Kurniawan mengatakan permainan Persiraja sudah bagus, namun kekompakkan pemain di lapangan perlu ditingkatkan. Begitu juga perlu diperhatikan peluang-peluang menciptakan gol dalam setiap pertandingan.
Kurniawan mengaku timnya bermaterikan pemain-pemain yang memperkuat tim Banda Aceh ketika Pra PORA.
“Mereka rata-rata berusia 19 hingga 20 tahun. Tim ini tetap kita pertahankan, mana tahu Persiraja dan Aceh United butuh pemain,” ujarnya.
Sementara itu empat gol Persiraja dihasilkan melalui kaki Fahrizal Dillah, Vivi Asrizal di babak pertama. Dua gol lagi di babak kedua melalui Fani dan Viwi Dwifan.(anjas)

Leave a Reply