Pertandingan Toulouse Lawan Lyon Ditangguhkan Setelah Mendapat Peringatan Polisi

Jakarta, jurnalsumatra.com – Pertandingan Liga Prancis antara Toulouse menjamu Lyon yang rencananya akan dimainkan pada Sabtu ini harus ditunda menyusul peringatan dari polisi.
Kepolisian wilayah Phaute-Garonne meminta pertandingan tersebut ditangguhkan terkait dengan adanya aksi protes di Prancis, demikian dilansir laman resmi Liga Prancis.
Menurut pihak yang berwenang, 57 orang, termasuk 48 petugas kepolisian, terluka pada 1 Desember setelah terjadi bentrokan-bentrokan dengan apa yang mereka sebut sebagai “demonstran perusuh.”
Sebanyak 16 orang telah ditangkap, empat di antaranya ditahan setelah terjadinya penjarahan terhadap dua toko di pusat kota.

Keputusan ini muncul setelah pertandingan kandang Paris St Germain (PSG) menjamu Montpellier juga ditunda di tengah kondisi yang tidak pasti di ibukota Prancis.
Aksi-aksi demo dimulai sebagai respon dari naiknya pajak bensin dan memicu konfrontasi di jalan-jalan, dengan polisi yang menggunakan gas air mata, granat kejut, dan penyemprot air di Champ-Elysees.
Tiga orang telah meninggal dunia sejak aksi-aksi demonstrasi yang dimulai bulan lalu, menurut catatan terkini, meski negara belum mengumumkan status darurat.
Lyon saat ini menghuni peringkat ketiga di liga, tertinggal satu poin dari tim peringkat kedua Montpellier, dan tertinggal 15 poin dari pemuncak klasemen PSG.
Sementara itu, Toulouse berada di peringkat ke-15, hanya unggul dua poin di atas zona degradasi.
Lyon akan menjamu Rennes pada Rabu, sedangkan Toulouse akan melawat ke markas Stade Reims juga pada Rabu.(anjas)

Leave a Reply