Peserta Didik Baru Muaraenim Menggunakan Sistem Zonasi

MUARAENIM, Sumsel, jurnalsumatra.com – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2018/2019 di Kabupaten Muaraenim akan menggunakan sistem zonasi, yakni sistem PPDB di sekolah terdekat yang ada berdasarkan Kartu Keluarga yang diterbitkan enam bulan sebelum penerimaan siswa baru tersebut.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Muaraenim, Drs. H. Muzakar. M.Pd kepada jurnalsumatra.com pagi tadi Selasa (5/6/2018) melalui Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Muara Enim, Rizal Alfian.S.Ip. M.Si.

Dijelaskan Rizal saat ditemui di ruang kerjanya, bahwa sistem Zonasi itu berpedoman pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 14 Tahun 2018 Tentang penerimaan siswa baru yang diperuntukan untuk seluruh sekolah mulai dari TK, SD, SMP, SMA dan SMK, tapi berhubung SMA dan SMK.

 “Permendikbud itu bertujuan untuk memeratakan pendidikan yang ada di indonesia dan mengenai wewenang SMA/SMK telah diambil alih oleh provinsi, jadi kita akan mengurus untuk sekolah TK, SD dan SMP,” bebernya.

Diungkapkan Rizal, sekolah masih boleh menerima siswa di luar zonasinya tetapi dengan cacatan tidak boleh lebih dari lima persen dari jumlah siswa yang diterima oleh pihak sekolah, begitu juga dengan siswa yang orangtuanya tiba-tiba pindah domisili dikarenakan terkena bencana misal kebakaran, banjir atau yang lainnya namun jumlahnya juga tidak boleh lebih dari lima persen.

Lebih jauh diterangkannya, ada juga lima persen untuk siswa yang berprestasi baik akademik maupun nonakademik dan dengan adanya Permendikbud tersebut diharapkan tidak akan ada lagi anak yang putus sekolah karena tidak bisa sekolah di sekolah yang berada di zonanya dengan berharap penerimaan siswa baru di Muaraenim dapat berjalan lancar,objektif, dan transparan. (DAFRI. FR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × 2 =