Peserta SMN “Mandi Khatulistiwa” Di Lanal Palu

      Palu, jurnalsumatra.com – Para siswa peserta program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) dalam program BUMN Hadir untuk Negeri (BHUN) 2018, akan menikmati sensasi ritual “mandi khatulistiwa” saat mereka berada di Pangkalan TNI AL (Lanal) Palu selama dua hari pada 12-13 Agustus 2018.
“Para siswa akan diberikan ritual khusus TNI AL berupa ‘mandi khatulistiwa’ yang merupakan seremoni langka, di mana peserta akan dimandikan di atas kapal yang sedang melintasi garis khatulistiwa,” kata Danlanal Palu, Letkol Laut (P) Tommy Herlabang, SE saat menerima panitia SMN di atas Kapal Angkatan Perang di Dermaga Lanal Watusampu, Kota Palu, Rabu.
Panitia tersebut terdiri atas PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) sebagai PIC atau penyelenggara utama SMN, yang bersinergi dengan Co-PIC Perum LPPNPI (AirNav Indonesia) & PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) (BKI) untuk menyelenggarakan hajatan tahunan dalam rangka BHUN di Provinsi Sulawesi Tengah pada  2018.
Menurut rilis Panitia SMN Sulteng yang dikutip Rabu, Danlanal Palu menyambut sangat baik kegiatan positif bagi siswa peserta SMN yang berjumlah 23 orang dari Provinsi Bangka Belitung tersebut.
Menurut Letkol Tommy Herlambang, program SMN ini bisa menjadi wadah bagi para siswa untuk lebih mencintai nusantara terutama dalam bidang kebaharian.
“Program SMN ini sangat bagus ya. Jadi anak-anak akan mendapat banyak pengalaman menarik yang bisa menambah wawasan mereka nantinya. Apalagi dengan kunjungan ke pangkalan kami, tentunya ini menjadi kesempatan baik untuk lebih memperkenalkan TNI AL, serta tentang kemaritiman/kebaharian yang memang merupakan wilayah terluas Indonesia,” ujarnya.

       Ia berharap setelah dua hari berada bersama jajaran TNI AL, para siswa akan semakin mengenal dan mencintai nusantara.
Mereka juga akan diajarkan soal kedisiplinan serta mengenal tugas-tugas keseharian TNI AL dalam mengamankan wilayah perairan Indonesia. Dengan demikian mereka akan makin dekat dengan TNI AL.
“Para peserta akan kami diajak berlayar mengitari Teluk Palu menggunakan Kapal Angkatan Perang yang dimiliki Lanal Palu.
Bahkan tak tanggung-tanggung, para siswa akan diberikan ritual khusus ‘mandi khatulistiwa’,” ujarnya.
Sebanyak 23 siswa asal Bangka Belitung akan mengikuti rangkaian kegiatan SMN selama delapan hari di Sulawesi Tengah, sedangkan 23 siswa asal Sulteng mengikuti program yang sama di Bangka Belitung.
Salah satu kegiatan yang akan diikuti peserta adalah program “2 Hari Bersama TNI” yang merupakan bagian dari wawasan nusantara.
SMN merupakan kegiatan pertukaran pelajar yang diprakarsai oleh Kementerian BUMN, dan diselenggarakan secara serentak oleh seluruh BUMN di 34 Provinsi. .
SMN ini bertujuan menanamkan rasa bangga dan cinta tanah air sejak dini kepada siswa SMA/SMK/SLB.
Untuk mencapai tujuan tersebut, seluruh BUMN akan bersinergi memfasilitasi para siswa dengan menyelenggarakan kegiatan yang berisikan wawasan sosial budaya, pendidikan, entrepreneurship, pengenalan BUMN, serta wawasan nusantara.(anjas)

Leave a Reply