Peserta SMN NTT Kembali Ke Kupang

     Manado, jurnalsumatra.com – Peserta Siswa Mengenal Nusantara (SMN) asal NTT, Selasa pagi, kembali ke daerah asalnya, setelah mengikuti seluruh kegiatan BUMN hadir untuk negeri (BHUN)  di Manado, Sulawesi Utara, selama sembilan hari.
“Para peserta SMN dari NTT berangkat Selasa pagi dengan penerbangan pukul 06.45 Wita, transit di Makassar kemudian Denpasar, lalu terus ke Kupang,” kata Deputi Manajer Humas dan Hukum PLN Suluttenggo, Jantje Rau, di Bandara Sam Ratulangi, Manado, Selasa.
Jantje mengatakan, para peserta selesai mengikuti seluruh agenda liputan, yang dijadwalkan dilaksanakan di Sulawesi Utara, selama tujuh  hari dan kembali ke daerah asalnya.
Ratna Bunga, pendamping para siswa SMN NTT, menyampaikan terima kasih kepada PLN yang sudah menyelenggarakan kegiatan tersebut, sehingga para anak-anak dari perbatasan paling Selatan Indonesia itu, mengenal daerah lain khususnya Sulawesi Utara dengan baik.
“Kami sudah belajar banyak hal di Sulawesi Utara, mulai dari mengenal PLN sebagai perusahaan yang menyediakan listrik bagi seluruh warga Indonesia, fasilitas termasuk pembangkit listrik yang dimiliki dari PLTU, PLTG sampai PLTA, termasuk pembangkit tertua,  serta  keragaman, toleransi serta cinta lingkungan dan pelestarian alam, tentu itu hal yang positif dibawa anak-anak kembali ke NTT nanti,” kata Ratna.

Sementara sejumlah seperti seperti Margarita Liufeti, mengatakan senang berada di Sulawesi Utara dan belajar banyak hal di sini, bukan hanya soal lingkungan tetapi bagaimana NKRI dalam toleransi dan keragaman dan cinta lingkungan.
“Sudah belajar juga tentang pelestarian lingkungan, saat berkunjung ke cagar alam Tangkoko, Bitung, melihat lihat pagoda Ekayana di Tomohon, kemudian gereja katolik tertua di keuskupan Manado yang berada di Tomohon, yakni Gereja Katolik Bunda Hati Kudus Yesus.
Hal serupa juga disampaikan Maria Fatima yang mengaku senang karena bisa belajar banyak dari Manado yang akan menjadi bekal baginya dalam hidup bermasyarakat nanti.
Sementara Elfridus Bria, mengaku bangga saat berlatih bersama anggota TNI AD Manado, dalam program dua hari di Makodam XIII Merdeka serta Kikavser 10 Manguni Setya Cakti, Wori, karena membangkitkan rasa nasionalisme.
Rasa senang juga disampaikan, Juliana Baen, karena bisa belajar tentang UKM dan akhirnya bisa mengembalikan rasa percaya mereka perdagangan lewat internet.(anjas)

Leave a Reply