Petani Lebak Sedot Air Sungai Mengairi Sawah

       Lebak,jurnalsumatra.com – Sebagian petani di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menyedot air Sungai Cilaki menggunakan pompa untuk mengairi sawah mereka seluas 25 hektare sehubungan telah masuknya musim kemarau.
“Kami menyalurkan bantuan pompanisasi bagi lahan persawahan yang memiliki sumber air untuk dilakukan percepatan tanam,” kata Kepala Seksi Perlindungan Tanaman Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Lebak Itan  Oktarianto di Lebak, Rabu.
Petani yang melaksanakan percepatan tanam itu Kelompok Tani (Koptan) Bina Makmur Desa Sukamarga Kecamatan Sajira dan usia tanam rata-rata tujuh hari setelah tanam.
Mereka petani menyedot sumber air Sungai Cilaki yang mampu mengaliri puluhan hektare lahan persawahan.
Petani di daerah itu bisa dilakukan setahun tiga kali musim tanam karena adanya Sungai Cilaki sehingga memenuhi ketersediaan pasokan air.

“Kami optimistis tanaman padi itu tumbuh subur dan bisa dipanen pada November mendatang karena memenuhi ketersediaan air,” ujarnya menjelaskan.
Menurut Itan, petani melaksanakan percepatan tanam juga dilakukan diberbagai daerah di Kabupaten Lebak karena mereka sudah memanen padi dari angka tanam Juni 2018.
Sebagian besar petani menggunakan benih unggul bersertifikat dengan masa panen selama tiga bulan.
Selama ini, kata dia, kekeringan yang terjadi saat ini tidak berpengaruh terhadap produksi pangan karena adanya bantuan pompanisasi itu.
Pemerintah daerah terus mengoptimalkan penyaluran pompanisasi untuk mengatasi kekeringan agar bisa dilaksanakan percepatan tanam serentak.
“Kami siap menyalurkan bantuan pompanisasi setelah kelompok tani mengusulkan permintaan itu,” katanya.
Sejumlah petani Desa Sukamarga Kabupaten Lebak mengaku bahwa mereka sangat terbantu adanya bantuan pompanisasi sehingga tidak terjadi kekeringan akibat kemarau.
Mereka petani di sini sudah melaksanakan tanam padi dan usia antara tiga sampai tujuh hari.
“Kami yakin tanam padi ini bisa menghasilkan pangan karena terpenuhi persediaan air,” kata Ending, seorang petani anggota Koptan Bina Makmur Desa Sukamarga Kabupaten Lebak.(anjas)

Leave a Reply