PGRI Sampaikan Kebutuhan Guru Kepada Jokowi

    Bekasi, Jabar,jurnalsumatra.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menyampaikan tiga kebutuhan guru kepada pemerintah saat merayakan Hari Guru Nasional dan HUT Ke-72 PGRI di Bekasi,Jawa Barat.
“Pertama, PGRI ingin jadi lokomotif perubahan. PGRI sedang melakukan gerakan perubahan mindset, karena itu PGRI mengambil judul temanya ‘Kesadaran Kolektif Guru Dalam Meningkatkan Disiplin Diri dan Etos Kerja’,” kata Ketua Umum PB PGRI Unifah Rasyidi ditemui di Stadion Patriot, Bekasi pada Sabtu.
Menurut Unifah, perubahan pola pikir meningkatkan etos kerja merupakan kunci membangun pendidikan karakter bangsa.
Selain itu, Unifah akan menyampaikan tiga persoalan terkait guru yaitu mengenai tunjangan profesi agar dibayar tepat waktu dan tepat jumlah dan yang kedua agar tata kelola guru disederhanakan.
“Jadi intinya itu yang disebut kedaulatan guru, seperti tunjangan profesi, kenaikan pangkat dan sebagainya,” jelas Unifah yang akan menyampaikannya kepada Presiden Joko Widodo.
Kemudian hal ketiga yang disampaikan Unifah yaitu pemenuhan kebutuhan guru yang memberikan kesempatan kepada guru-guru di daerah terpencil dan tertinggal.
“Kepada guru-guru daerah terpencil tolong diutamakan. Itu yang penting daerah terpencil, tertinggal, terdepan, terluar itu yang honorer,” ujar Ketua PGRI.
Presiden Jokowi menghadiri acara itu bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan serta Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki.
Hingga pukul 08.00 WIB, sebanyak 38 ribu anggota PGRI memenuhi tempat duduk di Stadion Patriot.
Jumlah itu, menurut Unifah, dapat terus bertambah karena terdapat beberapa bus yang tertahan di pelabuhan penyeberangan karena ombak tinggi.(anjas)

Leave a Reply