Pilkada Padang 2018 Diikuti Dua Pasangan Calon

     Padang, jurnalsumatra.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang, Sumatera Barat, menetapkan dua pasangan calon wali kota dan wakil wali kota yang berhak mengikuti Pemilihan Kepala Daerah 2018.
“Dua pasang calon itu yakni Mahyeldi-Hendri Septa dan Emzalmi-Desri Ayunda,” kata Ketua KPU Padang Muhammad Sawati dalam rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon pada Pilkada 2018 di Padang, Senin.
KPU Padang, katanya tidak mudah dalam melakukan penetapan ini, namun dengan kerja sama semua pihak,  keputusan tersebut diharapkan tidak menuai masalah.
Pasangan Mahyeldi-Hendri Septa diusung oleh dua partai politik yakni PKS dan PAN, sedangkan Emzalmi-Desri Ayunda diusung tujuh partai, yakni Partai Gerindra, PDIP, Partai Golkar, PPP, PKB, Demokrat dan Nasdem.
Pada awalnya ada tiga pasangan calon yang mendaftar ke KPU Padang pada 8 hingga 10 Januari lalu, dua pasangan diusung oleh partai politik dan satu lainnya melalui jalur perseorangan.
Kemudian untuk calon perseorangan yakni Syamsuar-Misliza tidak mampu memenuhi syarat dukungan sebanyak 14.530 lagi dari syarat minimal 41.116.
“Pasangan tersebut memang telah menambah 33.000 lebih atau telah memenuhi dua kelipatan dari kekurangan ke KPU Padang, akan tetapi pada tahap selanjutnya, mereka tidak menghadirkan pendukung pada waktu dan tempat yang telah disepakati dengan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk dilakukan verifikasi faktual,” kata Sawati.

Jika yang bersangkutan tidak mampu menghadirkan pendukungnya untuk verifikasi faktual, KPU menganggap syarat tambahan tersebut tidak memenuhi syarat, sehingga Syamsuar-Misliza belum bisa maju pada pemilihan kali ini, ujarnya.
Untuk tahap selanjutnya adalah pengundian nomor urut pasangan calon yang akan dilaksanakan Selasa (13/2) di salah satu hotel di Kota Padang.
Ia berharap keputusan ini dapat diterima semua pihak dan turut menyukseskan pilkada Padang 2018 tersebut.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Padang Wahyu Iramana Putra mengatakan pihaknya siap membantu KPU dalam menyukseskan penyelenggaraan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang untuk periode 2018-2023.
“Kami dari DPRD siap membantu KPU, kami berharap KPU bisa maksimal bekerja dalam pelaksanaan penyelenggaraan Pilwako Padang ini.
Ia juga meminta KPU untuk menggiatkan sosialisasi pilkada ke masyarakat sebab anggaran yang dikucurkan Pemkot Padang untuk pilkada ini cukup besar, mencapai Rp37 miliar lebih.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

thirteen − nine =