Pimpinan LPMAK Kunjungi Sekolah Dan Asrama Di Kokonao

     Timika, jurnalsumatra.com – Para pimpinan Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (LPMAK) di Timika, Kabupaten Mimika, Papua, mengunjungi sekolah dan asrama yang ada di Kokonao, Distrik Mimika Barat, pada Kamis.
Kunjungan para pimpinan LPMAK diantaranya Sekretaris Eksekutif LPMAK Abraham Timang beserta anggota dan pimpinan Badan Musyawarah dan Badan Pengurus LPMAK ke Kokonao itu terkait pemantauan tahunan terhadap program-program dan aset yang dihibahkan melalui biro pendidikan, kesehatan dan ekonomi.
Pada kesempatan tersebut, pimpinan LPMAK dan juga perwakilan PT Freeport Indonesia mengunjungi SMP YPPK Lecocq D’armandville, SD YPPK St Fransiskus Xaverius dan Asrama Putra dan Putri Bintang Kejora milik Keuskupan Timika.
Abraham menjelaskan bahwa bangunan baru SD, SMP dan asrama putri dibangun oleh LPMAK kemudian dihibahkan kepada Kehidupan Timika sebagai pemiliknya.
LPMAK juga akan segera membangun satu unit asrama putra yang fondasinya sudah dibangun namun pengerjaan tahap selanjutnya akan dijadwalkan pada pekan depan setelah bahan bangunannya tiba di Timika.
“Konstruksinya, asrama yang akan dibangun dua lantai ini dari baja ringan. Tentu diharapkan dapat bertahan lama selain itu juga nyaman untuk ditinggali,” kata Abraham.

   Ia berharap agar semua fasilitas yang dibangun dapat digunakan dan dipelihara dengan baik sehingga bisa digunakan lagi oleh generasi yang akan datang.
SMP YPPK Lecocq D’armandville Kokonao adalah SMP pertama yang dibangun di wilayah Mimika bersamaan dengan masuknya misi Katolik masuk di wilayah pantai selatan.
Selain aset berupa bangunan sekolah dan asrama, LPMAK juga bekerja sama dengan Yayayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) melalui Biro Pendidikan terkait pembiayaan guru kontrak yang ditugaskan mengajar di sekolah YPPK yang ada di pesisir dan pedalaman.
“Untuk tahun ini kami kerja sama untuk membiayai guru kontrak sebanyak 85 orang. Program ini sudah berjalan selama beberapa tahun belakangan ini,” ujarnya.
Abraham berharap agar guru-guru kontrak YPPK yang dibiayai melalui program kerja sama dengan LPMAK dapat bekerja dengan sungguh-sungguh untuk mencetak generasi muda suku Kamoro yang berintelektual dan memiliki disiplin yang tinggi.(anjas)

Leave a Reply