PJ Wali Kota Minta Camat Fasilitasi Perempuan Tes IVA

Makassar, jurnalsumatra.com – Pejabat (Pj) Wali Kota Makassar M Iqbal S Suhaeb meminta camat se – Makassar untuk memfasilitasi perempuan usia 30 hingga 50 tahun  melakukan tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) untuk pencegahan dini terhadap kanker serviks, khususnya bagi masyarakat kurang mampu.

  “Berdasarkan riset yang dilakukan Riset Kesehatan Dasar  (Riskesdas), prevalensi kanker di Indonesia menunjukkan adanya peningkatan dari 1,4 per 1.000 penduduk tahun 2013 dan 1,79 per 1.000 penduduk pada tahun 2018,” kata  Iqbal di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu.

  Selain itu, kata dia, dari data tersebut jumlah penderita kanker serviks menduduki urutan kedua setelah kanker payudara.

  Ia menekankan kehadiran pemerintah sangat penting dalam memberikan edukasi kepada warga betapa pentingnya deteksi kanker secara dini sekaligus memudahkan akses masyarakat terhadap pemeriksaan dini kanker serviks.

  “Akan kami kordinasikan dengan Dinas Kesehatan, Puskesmas, Pustu, dan RSUD agar fasilitas kesehatan yang kami miliki mampu mengcover pelayanan tes IVA khususnya bagi warga perempuan berusia 30-50 tahun yang kurang mampu,” kata Iqbal.

  Tes IVA merupakan pemeriksaan leher rahim yang juga bisa digunakan sebagai pendeteksi pertama. Jika dibandingkan dengan pap smear (metode screening ginekologi) , tes IVA cenderung lebih murah karena pemeriksaan dan hasilnya bisa diolah langsung, tanpa harus menunggu hasil laboratorium.

  Tes IVA menggunakan asam asetat atau asam cuka dengan kadar 3 – 5 persen, yang kemudian diusapkan pada leher rahim. Setelah itu, hasilnya akan langsung diketahui, apakah terindikasi memiliki kanker serviks atau tidak.

  Hanya butuh waktu beberapa menit saja untuk menjalani tes IVA tanpa menimbulkan rasa sakit. Ketika jaringan leher rahim memiliki sel kanker, maka biasanya jaringan akan terlihat luka, berubah menjadi putih, atau bahkan mengeluarkan darah ketika diberikan asam asetat.

  Sementara, jaringan leher rahim yang normal, tidak akan menunjukkan perubahan apapun.

  Pemeriksaan ini dianggap pemeriksaan awal yang efektif dan murah untuk mendeteksi kanker serviks, sebab tidak dibutuhkan waktu dan pengamatan laboratorium lagi untuk tahu hasilnya. Selain itu, kelebihan tes IVA lainnya adalah pemeriksaan ini aman dilakukan kapan pun.

  Sebelumnya, Pj Wali Kota Makassar Iqbal  bersama Pj Ketua TP PKK Makassar Murni Djamaluddin Iqbal menerima kunjungan Tim Verifikasi Lapangan Pelayanan Pemeriksaan Tes IVA Tingkat Nasional di Baruga Anging Mamiri, Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Jalan Penghibur.

  Ketua Tim Verifikasi Lapangan Pokja IV Tingkat Nasional Dr Syahrial mengapresiasi TP PKK Makassar dan TP PKK Sulsel yang telah bekerja secara optimal hingga terlaksananya kegiatan hari itu.

  “Terima kasih yang sebesar – besarnya, tim kami yang membawahi kesehatan mendapatkan respon dan antusias besar dari pemerintah kota dilihat dari kualitas pelayanan dan peningkatan layananan kesehatan yang diberikan pemerintah khususnya di kelurahan Manggala,” ucap Dr Syahrial (21/06/2019).

  Hasil penilaian Tim Verifikasi Lapangan Pelayanan Pemeriksaan Tes IVA Tingkat Nasional akan diumumkan pada puncak Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) yang akan berlangsung di Padang, Sumatera Barat pada 2 Juli mendatang.(anjas)