PNS Kubu Raya Jaga Netralitas Saat Pilkada

    Pontianak, jurnalsumatra.com – Kepala Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kusyadi mengingatkan setiap CPNS Kubu Raya, untuk menjaga netralitas pada saat pemilihan kepala daerah.
“Semua PNS dilarang untuk berpolitik praktis. Namun, pada saat pemilihan, silakan pilih sesuai pilihan sendiri, bukan karena paksaan atau hal-hal lain,” kata Kusyadi di Sungai Raya, Jumat.
Dia juga mengingatkan agar CPNS 2010 dan 2012 untuk terus menerapkan disiplin dan menjalankan tugas dan kewajiban yang diberikan.
“Karena masih CPNS tentunya setiap kinerja mereka akan terus diawasi, kalaupun ada yang salah maka akan langsung diberikan teguran atau peringatan. Dan kita mengingatkan kepada dua angkatan CPNS ini agar tidak terlibat dalam politik praktis,” tuturnya.
Mengenai sistem pengawasan yang diberlakukan, kata Kusyadi, hal tersebut sudah jelas dan tersistem, misalnya pemantauan kinerja melalui setiap SKPD masing-masing CPNS bertugas.
“Disinilah dituntut peran kepala SKPD sebagai manajer di sebuah dinas, harusnya bisa menggerakkan, mengarahkan, membimbing, membina dan memotivasi, mengawasi termasuk mengevaluasi semua bawahannya untuk selalu bekerja disiplin dan sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan,” tuturnya.

    Kusyadi meyakini jika semua tugas dan peran Kepala SKPD sejak awal sudah baik, maka hasil dan prestasi kerja kepala SKPD yang bersangkutan termasuk semua bawahannya juga akan baik, begitu juga sebaliknya.
Jika di kemudian hari, BKPSDM Kubu Raya mendapatkan berbagai informasi yang kurang baik dari setiap CPNS, Kusyadi menegaskan pihaknya juga akan segera memberikan tindakan sebelum terjadi kesalahan yang lebih fatal dibanding sebelumnya.
“Kalau memang ada yang salah, nanti akan kami arahkan pada peningkatan disiplin terhadap kualitas kinerjanya. Jadi sebelum kami bertindak,untuk tahap awal pengawasan kinerja setiap CPNS berada ditangan setiap Kepala SKPD,” ujarnya.
Kusyadi kembali mengingatkan selama satu tahun para CPNS tersebut masih masuk dalam kategori percobaan, namun jika didalam perjalanannya ditemukan ada oknum CPNS yang melanggar aturan atau membuat kesalahan fatal maka akan langsung diberhentikan.
“Sesuai aturan, kalau CPNS yang melanggar aturan disiplin maka akan langsung diberhentikan. Makanya saya selalu berpesan kesemua pegawai terutama para CPNS ini untuk selalu bekerja dengan sungguh-sungguh, terapkan disiplin dan bekerja dan jangan pernah lelah untuk memotivasi diri dalam meningkatkan kualitas kerja,” katanya.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × five =