Pol PP Banyuasin Amankan Puluhan Botol Miras

Banyuasin, Jurnalsumatra. com –  Satpol PP, Damkar Banyuasin bersama TNI dan Polri mengamankan  puluahan botol miras berbagai merek dalam operasi pekat yang digelar, Sabtu malam (23/11/2019) pukul 21.00 WIB – 00.50 WIB, di sepanajang Jalan Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuaain.

Operasi pekat yang melibatakan 60 personil gabungan Saptopol PP, Damkar dan Penyelamatan Banyuasin, TNI Polri ini menindak lanjuti Perda Kabupaten Banyuasin : No 10 tahun 2009 tentang Trantibumtram No 33 tahun 2005 tentang larangan penyalah gunaan peruntukan tempat tertentu dan fasilitas umum bagi perbuatan maksiat.

Operasi ini dipimpin Kabid Penegak Perda Abdul Aziz Thamrin, SH., M.Si didampingi Kabid Trantibumtram Supadi, S.Pd., M.Si, anggota Koramil 430 – 01 Pangkalan Balai Saropol dan Trihardanto, Anggota Polres Banyuasin Aldi dan Haris, Kasi Detiksi Dini Asyrul Syani, S.Sos, Kasi Penegakan Bustanil Arifin, S.Sos, M.Si, Kasi Hal Bunyamin, SE, Kasi Tibun Fitriyadi, SH, Plt Kasi Ops Fahmiludin, S Sos serta Kasi Binmas Suardi Ningsi, S.Sos.

Mengunakan beberapa kendaraan, para petugas langsung menyisir beberapa lokasi yang diindikasi maraknya penyakit masyarakat yakni Caffe dan warung remang – remang yang menjadi tempat penjualan minuman keras.

Para pedagang yang kedapatan menjual minuman langsung dilakukan pemeriksaan dan penyitaaan, beberapa botol miras yang disita dimasukan ke dalam mobil Saptpol PP.

“Giiat operasi gabungan ini  untuk menindaklanjuti laporan warga terkait pelanggaran-pelanggaran ketertiban umum,” kata Kasatpol PP, Damkar dan Penyelamatan Banyuasin,  Drs H Indra Hadi, M.Si, melalui Kabid Penegak Perda Abdul Aziz Tamrin, SH., M.Si,  Minggu (25/11/2019).

Menurut Abdul Aziz Tamrin, keberadaan miras tentu menjadi salah satu pemicu tindakan kriminalitas, sehingga kegiatan operasi pekat ini perlu dilakukan secara rutin, sekaligus untuk mengedukasi masyarakat. “Tentu kegiatan ini merupakan kegiatan rutin kami, sebagai bentuk menciptakan ketenangan bagi masyarakat,” ujar dia.

Hasil dari kegiatan operasi penyebaran penyakit masyarakat ini, mengamankan Miras jenis Bir sebanyak 35 Botol, Guinness 35 Botol dan Anggur Merah 1 Botol.

“Sebanyak 80 Botol Miras tersebut diamankan di Kantor Satpol PP untuk nantinya dimusnahkan,” katanya.

Tidak hanya itu,  jelas Abdul Aziz Tamrin dalam operasi pekat ini pihaknya mengamankan pria hidung belang dan wanita yang diduga pekerja seks komersial.

Para pelaku yang terjaring razia,  10 Lelaki (Pelanggan) dan 30 Wanita Pekerja Seks Komersial dan 60 buah kondom.

“Para pelaku yang terjaring kegiatan razia ini  diamankan  ke Kantor Camat Tanjung Lago dan di data Sat Pol PP. Apabila para pelaku masih melakukan kegiatan prostitusi, maka warung remang-remang/cafe tersebut akan ditutup alias dibongkar,” jelasnya.   (BIO/BIS)