Polda: 17 Kasus Kriminal Di Sumut

     Medan,jurnalsumatra.com – Kepolisian Daerah Sumatera Utara melaporkan sebanyak 17 kasus kriminal terjadi pada H-2 Idul Fitri 1439 Hijriah atau Rabu (13/6) di wilayah hukum kepolisian itu.
“Kasus tersebut, yakni perkosaan satu kasus, penganiayaan berat satu kasus, pencurian dengan pemberatan dua kasus, pencurian dengan kekerasan satu kasus, dan pencurian kendaraan bermotor roda dua sebanyak dua kasus,” kata Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, di Medan, Kamis.
Selanjutnya, menurut dia lagi, pemerasan satu kasus, perusakan barang satu kasus, narkoba satu kasus, dan lain-lain satu kasus.
Ia menyebutkan data pelanggaran lalu lintas pada Operasi Ketupat Toba 2018 yakni tilang 247 perkara, teguran 332 perkara, dan jumlah pelanggaran total 579 perkara.

Kendaraan yang terlibat pelanggaran, yaitu sepeda motor 186 unit, mobil penumpang 39 unit, mobil bus empat unit, dan mobil barang 18 unit.
Data kecelakaan lalu lintas enam kasus, korban yang meninggal dunia dua orang, korban luka berat satu orang, korban luka ringan delapan orang, dan kerugian materiil senilai Rp23.800.000.
Dia mengatakan tujuan Operasi Ketupat Toba itu adalah terjamin rasa aman warga masyarakat dalam menjalankan ibadah, tertib dan lancar baik sebelum, pada saat, dan pasca-Idul Fitri 1439 H.
Pelibatan kekuatan personel baik dari Polri maupun instansi lain dalam pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1439 H di wilayah Provinsi Sumut sebanyak 7.759 Polri dan 2.088 personel lainnya.
“Dengan perincian Satuan Tugas Polda Sumut 535 personel dan satuan tugas wilayah 7.189 personel,” katanya pula.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seven − 3 =