Polda NTB Ungkap 185 Kasus Pencurian

      Mataram, jurnalsumatra.com – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat dan seluruh jajarannya berhasil mengungkap 185 kasus tindak pidana pencurian dengan jumlah tersangka sebanyak 214 orang.
Kepala Sub Bidang Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB AKBP Herman Suryono, Selasa, mengatakan 185 kasus tindak pidana pencurian ini berhasil terungkap dalam Operasi Jaran 2018 yang berlangsung selama dua pekan, terhitung sejak 23 Januari 2018.
“Hingga hari terakhir pelaksanaan Operasi Jaran 2018 pada 5 Februari 2018, Polda NTB dan jajaran Polres mengungkap 185 kasus tindak pidana pencurian dengan 214 tersangka,” kata AKBP Herman Suryono didampingi Kabid Humas Polda NTB Tri Budi Pangastuti dalam jumpa persnya di Mapolda NTB.
Dari 185 kasus yang berhasil terungkap, kepolisian telah mengamankan barang bukti berupa kendaraan roda dua sebanyak 103 unit dan roda empat 4 unit. Kemudian, uang tunai Rp13,4 juta, laptop 15 unit, telepon genggam 72 unit, televisi, dan sepeda.
“Ada juga pencurian 8 ekor sapi yang diamankan anggota di Lombok Utara,” ujarnya.

     Herman menjelaskan, dari sekian banyak barang bukti yang berhasil diamankan, kasus dan tersangka terbanyak didominasi oleh tindak pidana pelanggaran Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan.
“Untuk pencurian dengan pemberatan, jumlah kasusnya mencapai 90 dengan 122 tersangka. Kemudian disusul kasus pencurian kendaraan bermotor sebanyak 69 dengan 69 tersangka, dan pencurian kekerasan seperti jambret sebanyak 26 kasus dengan tersangka 23 orang,” ucap Herman.
Lebih lanjut dikatakan bahwa perkembangan dari seluruh kasus yang berhasil terungkap telah masuk dalam tahap penyidikan Polda NTB dan jajarannya.
“Semuanya sudah tersangka dan sekarang dalam tahap penyidikan,” kata Herman.(anjas)

Leave a Reply