Polda Sumsel Bertekad Ciptakan Pilkada 2018 Bersih

   Palembang, jurnalsumatra.com – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menyatakan pihaknya bertekad menciptakan pemilihan gubernur dan pemilihan kepala daerah di sembilan kabupaten/kota di provinsi ini bersih dari kecurangan dan pelanggaran hukum.
Untuk menciptakan pemilihan kepala daerah (pilkada) yang tahapannya mulai berlangsung sekarang ini dan pemungutan suaranya dijadwalkan berlangsung secara serentak pada 27 Juni 2018, pihaknya menyiagakan 9.300 personel untuk mengawasi dan mengamankan seluruh tahapan serta kegiatan pasangan calon, kata Irjen Pol Zulkarnain Adinegara di Palembang, Jumat.
Selain itu, pihaknya juga memberikan peringatan kepada seluruh peserta pemilihan bupati dan wali kota di sembilan kabupaten/kota serta pemilihan gubernur 2018 menghindari politik uang untuk memenangkan pertarungan dalam pesta demokrasi rakyat itu.
“Praktik politik uang menjadi perhatian personel di lapangan karena bisa mengganggu ketertiban dalam pilkada dan merusak proses demokrasi,” ujarnya.

    Untuk mencegah praktik politik uang dalam pilkada serentak Juni nanti, pihaknya membentuk Satuan Tugas Anti Politik Uang di bawah Direktorat Reserse Kriminal Umum.
Personel Polda Sumsel yang tergabung dalam Satgas Anti Politik Uang diperintahkan melakukan pengawasan aktivitas calon dan tim sukses serta melakukan tindakan tegas sesuai dengan ketentuan hukum jika mengetahui adanya praktik politik uang untuk menarik simpati masyarakat
Pemilihan kepala daerah secara serentak diupayakan semaksimal mungkin bersih dari politik uang, sehingga bisa dihasilkan pasangan bupati, wali kota, dan gubernur yang benar-benar murni sesuai dengan hati nurani rakyat, kata Kapolda.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 5 =