Polda Sumut Gelar Lomba Mendongeng

Medan, jurnalsumatra.com – Kepolisian Daerah Sumatera Utara menggelar lomba mendongeng untuk siswa dan mahasiswa guna mendukung upaya mempertahankan kebudayaan Indonesia.

  “Lomba mendongeng terdiri dari dua kategori yakni cerita rakyat dan opera mini, ” ujar Kapolda Sumut, Irjen Polisi Agus Andrianto di Medan, Jumat (12/4).

  Dia mengatakan itu usai membuka acara lomba mendongeng dengan tema “Revitalisasi Nilai Budaya Nusantara di Era Revolusi Industri 4.0 bagi Generasi Milenial” itu.

  Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di Aula Tribrata Polda Sumut itu memperebutkan Piala Kapolda Sumut 2019.

  Ada 57 orang total peserta, yakni 40 orang yang mengikuti katagori cerita rakyat dan opera mini diikuti 17 orang.

   “Lomba dongeng  diharapkan bisa membantu melestarikan dan mendorong berkembangnya kearifan lokal seperti budaya rakyat mendongeng dan opera,” katanya.

  Kapolda menegaskan, menjaga kelestarian budaya sangat penting di tengah gencarnya budaya barat yang hadir pada era industri 4.0.

  “Budaya mendongeng sebagai alat pendidikan karakter sudah mulai menghilang dari masyarakat sehingga kebiasaan itu yang merupakan alat pendidikan karakter  harus dihidupkan kembali,” katanya.

  Ketua Panitia Lomba Mendongeng, Prof Dr Ibrahim Gultom menyebutkan, mendongeng dapat membantu perkembangan kognitif anak, terutama melatih pemikiran anak lebih kritis dan cerdas.

  Selain membantu perkembangan kognitif anak, mendongeng, menurut dia akan menuntun perkembangan sosial dan emosi anak.

  “Melalui dongeng dapat menyisipkan nilai-nilai dan norma-norma kemasyarakatan,” katanya.

  Manfaat lain mendongeng, menurut Guru Besar Unimed itu adalah sebagai alat untuk mempererat hubungan antara orang tua dan anak serta melatih dan mengembangkan imajinasi anak.

  “Kalangan pendidikan mengapresiasi dan berterimakasih kepada Kapolda Sumut yang telah memprakarsai terselenggaranya lomba yang sudah jarang diselenggarakan, ” katanya.

  Dia berharap, kegiatan itu bisa menjadi virus sehingga semakin banyak pagelaran yang diselenggarakan.(anjas)