Polda Sumut Tahan Pengusaha Lakukan Penipuan

     Medan, jurnalsumatra.com – Polda Sumatera Utara melakukan penahanan terhadap seorang pengusaha berinial MJT dan stafnya RA, karena melakukan penipuan proyek penimbunan tanah di Kampung Salam, Kelurahan Belawan, Kota Medan, senilai Rp3 miliar.
Direktur Reserse Kriminal Umum (DirKrimum) Polda Sumut Kombes Pol Andi Rian, dalam paparannya di Mapolda Sumut di Medan, Rabu, mengatakan, kedua tersangka itu  telah ditahan untuk penyidikan.
Penahanan terhadap kedua tersangka itu, menurut dia, setelah adanya pemeriksaan dari Bidang Dokkes Polda Sumut yang menyebutkan  MJT dan RA dalam keadaan sehat.
“Kasus tersebut, merupakan kasus yang dilaporkan pada Oktober 2017, saat masih dijabat oleh Dirkrimum Polda Sumut yang lama,” ujar Kambes Pol Andi yang didampingi Wadir Reskrimum AKBP Andry Setiawan.

Ia menyebutkan, tidak ada intervensi dari pihak manapun dalam penanganan kasus penipuan yang melibatkan MJT dan RA tersebut.
Saat dilakukan pemanggilan yang pertama penyidik Polda Sumut terhadap MJT, tersangka tidak dapat hadir karena dalam kondisi kurang sehat.
Kemudian, dilakukan lagi pemanggilan yang kedua, dan ternyata MJT dan RA, menghadiri panggilan tersebut.
“Selain itu, mereka juga dalam keadaan sehat, dan dilakukan penahanan oleh Polda Sumut,” kata DirKrimum.
Sebelumnya, Direktorat Reskrim Umum Polda Sumatera Utara melimpahkan berkas perkara MJT, tersangka kasus dugaan penipuan penimbunan lahan seluas 1 hektare di Kampung Salam, Kelurahan Belawan II, Kota Medan, kepada Jaksa Penuntut Umum di kejaksaan tinggi.
Direktur Reskrim Umum Polda Sumut Kombes Pol Andi Rian di Medan, Selasa (23/1) mengatakan, berkas perkara yang sudah lengkap rencananya akan dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).(anjas)

Leave a Reply