Polda Survey Kepadatan Arus Pembangunan 3 Jembatan Di Banjarmasin

Banjarmasin, jurnalsumatra.com – Subdit Keamanan dan Keselamatan  Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan melakukan survey kepadatan arus kendaraan di jalur pembangunan 3 jembatan di Banjarmasin.

  “Arus kendaraan selama dalam tahap pembangunan jembatan di Sungai Gardu dan Sungai Lulut kondisinya macet pada jam-jam tertentu yaitu pagi pukul 07.00 WITA dan sore hari pukul 17.00 WITA,” kata Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Kalsel AKBP Nina Rahmi di Banjarmasin, Rabu.

  Untuk itu, kata dia, anggota Polantas disiagakan di jam-jam sibuk pada pagi hari ketika masyarakat berangkat kerja dan ke sekolah. Begitu juga pada sore hari, kepadatan arus kendaraan di saat jam pulang kerja.

  “Pihak proyek juga menempatkan petugasnya untuk pengaturan lalu lintas di masing masing jembatan serta pemasangan rambu petunjuk yang dinilai cukup memberikan pemberitahuan kepada pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melalui jalan darurat di sisi proyek jembatan,” jelas Nina.

  Survey prasarana jalan itu diperintahkan langsung Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel Kombes Pol Andi Azis Nizar. Dirlantas tak ingin proyek pembangunan jembatan sampai membuat kemacetan parah arus lalu lintas.

  Untuk itu, pentingnya kehadiran Polantas yang disertai kepatuhan pengendara agar lebih bisa bersabar dengan antri melintasi jalan darurat sementara tersebut.

  Berdasarkan laporan pimpinan proyek, ungkap Nina, pembangunan jembatan Sungai Gardu 1 di Jalan Veteran Km 5 sudah mencapai 80% dalam tahap penyelesaian. Adapun panjang jembatan 30 meter dan lebar 12,70 meter.

  Sementara pembangunan jembatan Sungai Gardu 2 di Jalan Veteran Km 5,5 sudah mencapai 50% dengan panjang 6,9 meter dan lebar 6 meter.

  Sedangkan jembatan Sungai Lulut atau Batas Kota Banjarmasin dengan Kabupaten Banjar di Jalan Veteran Km 6 Banjarmasin pembangunan sudah 25% pada tahap pemasangan rangkaian besi jembatan untuk dicor dengan panjang 30 meter dan lebar 12 meter.(anjas)