Polisi Aceh Barat Periksa Pemilik Lahan Terbakar

     Meulaboh, Aceh, jurnalsumatra.com – Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Barat, Polda Aceh memeriksa empat orang pemilik lahan terbakar yang diduga karena unsur kesengajaan saat membersihkan lahan bergambut.
Kasat Reskrim Polres Aceh Barat Iptu M Isral di Meulaboh, Rabu, mengatakan, pemilik lahan yang diperiksa merupakan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa titik api wilayah Kecamatan Samatiga.
“Hasil pemeriksaan sementara pemilik lahan tidak mengakui telah membakar lahannya, dan belum diketahui penyebabnya. Karena itu, kami masih akan terus mendalami penyebab kebakaran lahan ini,”katanya saat diwawancara di Mapolres Aceh Barat.
Isral menyampaikan, karhutla yang terjadi wilayah hukum setempat diperkirakan terjadi sejak Minggu (10/6), kemarau dan angin kencang dalam beberapa hari terakhir memicu persebaran titik api sehingga cepat menjalar dan membesar.
Untuk penyebab lain, kata dia, masih dalam penyelidikan. Namun, pada Rabu ini titik api tidak ditemukan lagi, hanya tersisa asap dari bara atau bekas kebakaran tersebut.

     “Api juga diperkirakan berasal dari ulah masyarakat setempat yang ingin membersihkan lahan dengan cara sengaja dibakar supaya lahannya bersih dari semak belukar. Namun, kami masih mendalami dugaan ini melalui pemeriksaan pemilik dan saksi,”jelasnya.
Dalam rilisnya, pihak kepolisian setempat merincikan nama- nama pemilik dan lahan yang sudah diperiksa, yakni Yusrizal pemilik lahan terbakar 2 hektare, Asyem pemilik 1 hektare, Muntasir sekitar 2 hektare, dan Muti pemilik seluas 0,5 hektare.
Sementara itu terkait dengan lahan yang terbakar seluas 15 hektare di wilayah lahan Desa Leuhan Kecamatan Johan Pahlawan, polisi juga telah mengantongi empat orang pemilik serta luas lahan mereka yang terbakar hampir rata-rata 80 persen.
Imbauan dan peringatan mencegah karhutla di wilayah hukum setempat telah terpasang di semua kawasan yang dipetakan rawan terjadi kebakaran, sampai kepada sanksi tegas berupa pidana.
“Kami meminta masyarakat tidak lagi melakukan pembakaran saat membersihkan lahan, bila ditemukan maka sanksi pidana sudah jelas, akan ditindak tegas,” kata Kapolres Aceh Barat AKBP R Bobby.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 + 3 =