Polisi: Berita “Hoax” Bisa Mengganggu Kamtibmas

    Medan, jurnalsumatra.com – Perkembangan teknologi informasi yang pesat dan permasalahan “hoax” atau berita tidak benar bisa menggerakkan kekuatan sosial, memicu kekerasan yang akhirnya mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat atau Kambtibmas.
“Inilah yang harus dihadapi Polisi, TNI, dan Pemerintah,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto, saat memberikan sambutan, pada Ikrar Bersama Komunitas Media Anti Hoax di Medan, Jumat.
Menurut dia, guna menciptakan suasana kondusif dan damai di tengah masyarakat menjelang Pilkada 2018 di Medan sekitarnya, perlu digelar Ikrar bersama komunitas media anti hoax.
“Pilkada berpotensi menimbulkan konflik SARA (Suku Agama Ras dan Antar Golongan) di tengah masyarakat,” ujar Kombes Pol Dadang.

    Ia mengatakan Polrestabes juga menggandeng seluruh komponen, termasuk komunitas media, sebagai sumber informasi agar memberikan pencerahan terhadap rakyat.
“Kita ingin Pilkada 2018  yang dilaksanakan di Kota Medan, berlangsung aman, tertib, lancar, dan tidak ada kendala,” kata Kapolrestabes Medan.
Acara tersebut diprakarsai Polrestabes Medan, Kodim 0201/BS, Pemerintah Kota (Pemkot)  Medan, organisasi pers, dan media massa baik cetak maupun elektronik di Medan.
Kegiatan ikrar bersama itu, dihadiri Walikota Medan T Dzulmi Eldin, Dandim 0201/ BS, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Medan, Ketua PWI SUmut, Hermansyah, dan organisasi pers lainnya.(anjas)

Leave a Reply