Polisi bersiaga untuk penegakan aturan AKB di Sumedang

Sumedang, jurnalsumatra.com – Sejumlah personel kepolisian dan petugas gabungan lainnya telah disiagakan untuk menegakan aturan adaptasi kebiasaan baru (AKB) di pusat perbelanjaan modern maupun tradisional dan tempat keramaian lainnya di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, untuk memastikan masyarakat menerapkan protokol kesehatan di tengah wabah COVID-19.

  Kepala Kepolisian Resor Sumedang AKBP Dwi Indra Laksmana saat meninjau langsung kesiapan anggotanya, Rabu mengatakan, sejumlah personel telah disiagakan di Pos AKB di pusat kota seperti pasar swalayan dan pasar tradisional untuk memastikan masyarakat patuh terhadap aturan protokol kesehatan.

  “Pemberlakuan adaptasi kebiasaan baru merupakan salah satu upaya mengantisipasi atau mencegah penyebaran virus Corona di wilayah Kabupaten Sumedang,” kata Dwi Indra.

  Ia menuturkan, tempat yang menjadi sasaran pengawasan penerapan aturan AKB yakni pusat perkotaan di Sumedang seperti yang sudah dipantau yakni kawasan Asia Plaza Sumedang, Griya dan Pasar Sandang Sumedang.

  Kapolres menyampaikan arahan kepada seluruh personel di Pos AKB untuk memberikan edukasi protokol kesehatan kepada pengelola, pemilik toko dan masyarakat dengan selalu menggunakan masker, mencuci tangan, pengecekan suhu tubuh dan menjaga jarak.

  “Apabila terdapat keluhan sakit disarankan untuk tidak melakukan aktivitas dan segera menghubungi petugas kesehatan terdekat,” kata Dwi.

  Kapolres menyampaikan bahwa jajarannya akan terus berkoordinasi dengan pengelola tempat pusat perbelanjaan untuk selalu menyediakan fasilitas cuci tangan, hand sanitizer, menghindari kerumunan, dan menjaga kebersihan pribadi maupun lingkungan.

  Selain di pusat perbelanjaan modern, Kapolres Sumedang juga mengingatkan pedagang, maupun pengunjung pasar untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan agar terhindar dari penularan wabah COVID-19.

  “Diharapkan para pengusaha, pedagang dan masyarakat yang berbelanja di pasar dan Griya Sumedang tetap harus memperhatikan protokol kesehatan selalu menggunakan masker, cuci tangan dan menerapkan physical distancing,” katanya.(anjas)