Polisi Olah TKP Kebakaran Gedung Sasana Krida

Jayapura, jurnalsumatra.com – Tim Laboratorium Forensik Makassar bersama Tim Inafis Polda Papua dan Polres Jayapura menggelar olah tempat kejadian perkara kasus kebakaran Gedung Sasana Krida, kantor gubernur Papua di Jalan Soasiu, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Senin (12/11).
Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal, di Kota Jayapura, Senin, mengatakan tim Labfor Makassar dipimpin oleh Waka Labfor AKPB Kartono didampingi Kasubbid Balmetfor Makassar Kompol Supriedi Hasugian memulai kegiatannya pada pukul 11.00 WIT.
“Sementara anggota gabungan Tim Inafis dari Polda Papua dan Polres Jayapura Kota dipimpin Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbina didampingi Kabag Ops Kompol Nursalam Sakka, dan Kabag Sumda Kompol Wilem Efrain Lumi,” katanya.
Bersama itu, hadir pula Kapolsek Jayapura Utara AKP Ribby Awek, Kasat Reskrim Polres Jayapura Kota AKP Sugeng Wijaya, Kasat Sabhara AKP Erol Soedrajat, dan Kasat Binmas AKP Pieter Kendek.

“Lalu, Kasat Lantas AKP Jems Tegai, Kasat Intel Iptu Bedu Rachman, Kasat Pol Airud Iptu Ramli serta diikuti sekitar 30 orang anggota gabungan Polres Jayapura Kota dan Polsek Jayapura Utara,” katanya lagi.
Pada momentum itu, tim Labfor Makassar menghadirkan delapan orang saksi untuk diminta keterangan dan menunjukkan sejumlah hal yang ditanyakan.
“Delapan orang itu adalah Wayan Merta, Ferdian Saiya, Roby Rumpuin, Isak Iwanggin, Eko Irianto, Moni Sroyer, Desi Tan, dan Isak,” katanya.
Kedelapan orang saksi itu, kata Kamal, dipanggil secara bergantian guna diminta keterangan dan menunjukkan lokasi awal kebakaran dengan harapan bisa diketahui awal mula terbakar gedung tersebut pada Minggu (11/10) siang.
“Pukul 12.35 WIT, Waka Labfor Makassar dan rombongan melakukan olah TKP di ruang server lantai 2 Gedung Sasana Krida serta mengambil beberapa sampel yang diduga mempunyai hubungan kuat dengan awal mula terjadi kebakaran,” katanya.
Barang bukti yang akan dijadikan sampel itu, kata dia, kemudian diamankan oleh Tim Labfor Makassar untuk selanjutnya akan dibawa ke Makassar guna dilakukan pemeriksaan di Laboratorium Forensik Makassar.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty + twelve =