Polisi: Penyusup Di Istana Pernah Berobat Kejiwaan

    Jakarta, jurnalsumatra.com – Pihak Polda Metro Jaya mengungkapkan bahwa Basufi Tarsiwan (39), pria yang menyusup ke Istana Kepresidenan,  pernah berobat kejiwaan di rumah sakit jiwa.
“Kakaknya menyampaikan yang bersangkutan (Basufi) pernah berobat di Rumah Sakit Banyumas selama tiga bulan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Selasa.
Argo mengatakan penyidik Polsek Metro Gambar Jakarta Pusat telah menghubungi kakak tersangka untuk dimintai keterangan terkait aksi Basufi yang menerobos ke Istana Kepresidenan.
Berdasarkan keterangan kakaknya, Argo mengungkapkan awalnya Basufi bersama kakaknya hendak pulang dari Tangerang menuju Banyumas pada Senin (13/11).

     Namun, tiba di Jakarta, Basufi menghilang dan kakaknya tidak dapat menemukan adiknya tersebut.
Selanjutnya, Basufi berupaya menerobos Pintu II Istana Kepresidenan. Petugas Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) mengamankan Basufi dan menyerahkannya ke Polsek Metro Gambir.
Usai menjalani pemeriksaan, Argo menegaskan Basufi tidak pernah menyampaikan bergabung kelompok ISIS.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × two =