Polisi Tanjungbalai Tangkap Dua Wanita Terlibat Narkotika

    Tanjungbalai, Sumut, jurnalsumatra.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjungbalai, Polda Sumatera Utara menangkap dua orang wanita dewasa yang terlibat kasus narkotika golongan I jenis sabu-sabu dari sebuah rumah di Kelurahan Sirantau.
Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai, Kamis, menyebutkan kedua wanita itu berinisial EV (35) warga Kelurahan Sijambi, Kota Tanjungbalai, dan ML (37) penduduk Desa Tanah Rakyat, Dusun XV, Kecamatan Pulo Bandring, Kabupaten Asahan.
Kedua tersangka berstatus ibu rumah tangga itu ditangkap sedang mengkonsumsi sabu-sabu di sebuah rumah kontrakan di Jalan Arteri, Gang Keluarga, Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai, Rabu (18/4) sekitar pukul 19.00 WIB
“Penangkapan tersebut berkat informasi warga sekitar yang keberatan adanya rumah kontrakan dan indekosan sering dijadikan sebagai tempat maksiat dan menggunakan narkoba,” ujar Irfan Rifai, didampingi Kasat Narkoba Adi Haryono.

Kapolres menjelaskan, saat personel Satuan Narkoba bersama kepala lingkungan setempat melakukan penggerebekan, di ruang tengah rumah kontrakan itu ditemukan dua orang wanita sedang memegang bong (alat isap) mengkonsumsi sabu-sabu.
Hasil penggeledahan disaksikan kepala lingkungan, dari tangan tersangka EV ditemukan sebuah dompet berisi gulungan kertas tisu berisi 3 buah plastik klip transparan diduga narkotika jenis sabu-sabu.
Sedangkan dari penggeledahan rumah ditemukan dua bungkus plastik klip transparan kosong, 1 unit timbangan digital, dan 1 buah mancis gas.
Berdasarkan interogasi awal, tersangka ML mengakui narkoba tersebut dibeli dari seorang pria sering dipanggil Pendek yang ditemui di kawasan Jalan Sudirman Km 3, Kecamatan Datuk Bandar, Tanjungbalai. Tim berupaya melakukan pengembangan dan pencarian terhadap Pendek, namun belum berhasil ditemukan.
Menurut Kasat Narkoba Adi Haryono, selain dua wanita tersangka itu, polisi mengamankan barang bukti yaitu 3 bungkus plastik transparan berisi sabu-sabu dengan berat kotor keseluruhan 2,23 gram, dua plastik klip transparan kosong, dua unit handphone, 1 buah dompet, 1 unit timbangan digital, 1 lembar kertas tisu, satu buah mancis gas, 1 buah pipet kaca/pireks dan 1 buah bong.
“Kedua tersangka sedang menjalani pemeriksaan untuk pengembangan lebih lanjut. Mereka bisa dijerat dengan Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” ujar Adi Haryono. (anjas)

Leave a Reply