Polres dan DPRD Muba Saling Lempar Daging Kurban

Muba, Sumsel,  jurnalsumatra.com – Kasus hilangnya daging hewan kurban yang diduga dicuri oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang telah dilaporkan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Muba ke Polres Muba beberapa waktu lalu, ternyata penyelidikannya distop. Dikarenakan menurut pihak kepolisian sudah ada perdamaian antara pelapor dengan pihak terkait.

“Sudah ada perdamaian antara pelapor dengan pihak terkait, mereka ingin menyelesaikan secara internal melalui badan kehormatan dewan. Pelapor mengirim surat permohonan maka keluar surat perdamaian, jadi penyelidikan distop. Kalau dalam laporan di polisi nggak ada terlapor hanya ada pelapor karena ini masih diduga.”Demikian dikatakan Kasat reskrim Polres Muba AKP Kemas Muhammad Syawaludin Arifin SH SIK saat dibincangi wartawan Jurnal Sumatra.com diruang kerjanya Senin (15/10/2018)

Sementara ketua Badan Kehormatan (Bakor) DPRD Muba Amrie mengatakan, kalau masalah tersebut sudah dilimpahkan ke Kepolisian. “Masalah tersebut sudah dilimpahkan ke Kepolisian, karena sudah diluar batas/wewenang Badan Kehormatan Dewan. Bakor fungsinya hanya sebatas kode etik.” Jelas Amrie melalui pesan singkat.

Seperti diberitakan dan viral dimedia cetak/online maupun elektronik beberapa pekan lalu, se-usai pemotongan hewan kurban dihalaman gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Kamis (23/8/2018) lalu. Panitia kurban DPRD Muba kehilangan 100 kantong daging hewan kurban, hal ini diketahui setelah panitia membagikan daging hewan kurban yang berjumlah 1300 bungkus ke masyarakat.

Dikarenakan malu dengan sejumlah masyarakat yang memiliki kupon tidak kebagian daging hewan kurban. Untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi akhirnya panitia sepakat untuk membuka hasil recaman CCTV.  Dan hasilnya memang ada daging hewan kurban yang dicuri oleh salah satu oknum anggota dewan. Berdasarkan hasil penelusuran rekaman CCTV itulah Sekwan DPRD Muba Drs HM Thabrani Rizki melapor ke pihak berwajib.  (Rafik Elyas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 − 3 =