Polres Konferensi Pers Hasil Ops Zebra Musi

Muba, jurnalsumatra.com –  Kapolres Musi Banyuasin AKBP YUDHI SURYA MARKUS PINEM,S.I.K. menggelar konferensi pers hasil pelaksanaan ops zebra musi 2019, hasil penyerahan senjata api rakitan dan ungkap kasus pengancaman terhadap anggota kepolisian, Kamis (7/11/2019).

Dalam konferensi pers tersebut, Kapolres Muba menjelaskan selama pelaksanaan ops Zebra Musi 2019 Sat lantas Polres Muba melakukan penindakan sebanyak 836 tilang dan 49 teguran kepada pelanggar lalu lintas di Musi Banyuasin dengan barang bukti tilang simC 100 set, sim A 51 set, sim B 21 set, STNK R2 386 set, STNK R4 dan R6 134 set, buku kir 1 set, Ranmor R2 133 unit, Ranmor R4 4 unit dan ranmor R6 sebanyak 6 unit dengan berbagai jenis pelanggaran.

“Diakhir pelaksanaan ops zebra kita juga berhasil mengamankan DAILIMI (40) warga dusun II desa muara teladan atas kepemilikan senjata api rakitan jenis revolver berikut tiga butir amunisi yang dibuang tersangka saat petugas melakukan pemeriksaan.”Jelas Kapolres.

Kapolres Muba mengucapkan terimahkasih kepada masyarakat yang  dengan kesadaran nya telah menyerahkan senjata api rakitan jenis revolver berikut dua butir amunisi yang diserahkan oleh kadus IV desa Suka Damai Kecamatan Tungkal Jaya ke polsek Tungkal Jaya.

” Selain itu kita juga berhasil ungkap kasus tindak pidana pengancaman yang dilakukan tersangka INDRA alias Komeng (39) warga dusun IV desa Muara Teladan dengan cara tersangka yang pada saat itu sedang melakukan panen buah kelapa sawit diduga milik perusahaan, lalu atas informasi  korban datang ke TKP dan setibanya korban tiba di TKP tersangka langsung mengeluarkan sebilah pisau bergagang coklat dengan mengatakan kepada korban “kalu kamu nangkap kutujah” atas kejadian tersebut tersangka berikut barang barang bukti kini diamankan di Polres Muba.”Tegas Yudhi Pinem.

Ia juga.menghimbau kepada masyarakat agar tertib dalam berlalu lintasdan mematuhi peraturan serta mengutamakan keselamatan saat berkendara. “Kita juga menghimbau kepada masyarakat agar dengan kesadaran nya untuk menyerahkan senjata api illegal ke pihak kepolisian.”Harap dia. (Rafik elyas).