Polres Lahat Ungkap Delapan Kasus Narkoba

Lahat, Sumsel, jurnalsumatra.com – Keseriusan dalam menekan dan menindak segala bentuk jenis peredaran Narkoba diwilayah Hukum Polres Lahat, kian digalakkan. Terbukti dengan Press Reales terkait hasil pengungkapan kasus Narkoba dalam satu bulan terakhir.

Dalam press reales Polres Lahat, pada Selasa (7/8/2018), dihalaman Polres setidaknya, dalam sebulan terakhir ini, kerja keras ditunjukkan Satnarkoba Polres Lahat, dibawah Pimpinan AKP Desli beserta Anggotanya dalam menumpas peredaran barang haram tersebut.

“Kita apresiasi kerja keras Satnarkoba dalam menumpas dan menekan peredaran barang haram tersebut, untuk wilayah hukum Polres Lahat, ” jelas Wakapolres Lahat Kompol Ernawan SH, didamping Kabid Humas Polres Lahat, dan Kasat Narkoba Polres Lahat AKP Desli, diacara press reales, kemarin.

Menurut perwira yang berpangkat Melati satu ini, keberhasilan kinerja Satnarkoba dalam menekan peredaran Narkoba di Lahat ini, untuk dalam satu bulan saja dapat 8 LP dan berhasil megungkap 11 tersangka (TSK).

“Ini merupakan bentuk keseriusan, yang ditunjukkan oleh Satnarkoba Polres Lahat dalam menekan peredaran barang haram tersebut di Kota Lahat, ” ucapnya.

Diungkapkan Ernawan, untuk titip penangkapan ungkap kasus Narkoba ini, diantaranya, didalam Kota Lahat terdapat 5 LP berikut 5 Tersangka. Sisanya, LP luar Kota Lahat, wilayah Kecamatan Kota Agung, 1 LP berikut 1 Tersangka, terakhir, diwilayah Kecamatan Merapi Timur dengan 2 LP.

“Alhasil dari barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan 11 Tersangka ini berupa Sabu Sabu seberat 9,4 gram, Pil Extaci sebanyak 5 butir, dan Ganja kering seberat 300 gram,” tambah Ernawan.

Bukan hanya itu saja, ditambahkan Ernawan, jajaran Satnarkoba juga berhasil menyita sebagai Barang Bukti dari tangan TSK berupa Timbangan Digital, Handphone yang digunakan sebagai Alat Komunikasi untuk melakukan Transaksi.

“Pada ungkap kasus kali ini juga, ada satu TSK yang masih dibawah umur. Kini sedang dalam penangan khusus. Dengan total barang bukti seberat 310.04 gram. Artinya, kita sudah menyelamatkan sebanyak 3.110 jiwa,” ungkapnya lugas.

Seperti penangkapan pasangan suami istri (Pasutri) yang merupakan warga Kelurahan Kota Negara, dirinya digiring petugas pada Rabu (25/7/2018) lalu, dan saat digeledah anggota mendapatkan barang bukti dikamar, satu butir Pil Extaci dan diakui Adiansyah, BB satu paket kecil sabu didapur milik Walianah.

Semoga diharapkan mantan Wakapolres Pagaralam ini, peredaran Narkoba di wilayah hukum Polres Lahat dapat berkurang. Terakhir, Ia menghimbau pencegahan dan penanganan lebih proaktif, dalam hal ini peran Pemerintah, dan orang tua sangat diharapkan.

“Setidaknya, dapat dilakukan penyuluhan dan penanganan secara dini. Peran serta orang tua terhadap anak anak mereka. Sebab, dengan melalui penegakan hukum saja masih kurang dan tidak menyelesaikan masalah. Tertangkap, usai menjalani hukuman TSK menggulang lagi dengan kasus yang sama,” terangnya, seraya menambahkan, peredaran Narkoba ini dapat ditekan apabila kita bekerjasama, saling bahu membahu, dalam menumpas dan membrantas peredaran barang haram tersebut, di Bumi Seganti Setungguan ini. (Din).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seventeen − six =