Polres Lakukan Investigasi Dan Pemeriksaan Oknum Perwira

    Cianjur, jurnalsumatra.com – Polres Cianjur, Jawa Barat, telah melakukan investigasi dan pemeriksaan terkait pelanggaran yang dilakukan oknum perwira yang dilaporkan ratusan orang dari Komunitas Peduli Integritas Polri.
Kapolres Cianjur AKBP Soliyah melalui Kabag Ops, Kompol Warsito, kepada wartawan Rabu, mengatakan, terkait dugaan adanya pelanggaran yang dilakukan oknum perwira di lingkungan Polres Cianjur, terhadap seorang tokoh pemuda Cianjur, telah ditindaklanjuti.
Bahkan pihaknya menjadikan laporan tersebut sebagai bahan evaluasi untuk mengantisipasi kejadian serupa kembali terulang.
“Saat ini kasusnya sudah ditangani Propam Polres Cianjur. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari pelapor,” katanya.
Pihakhya kata dia, tidak akan main-main dalam menangani kasus tersebut, Propam Polres Cianjur,  tengah melakukan investigasi dengan harapan dapat mengungkap kejadian yang sebenarnya sebelum pelapor ditangkap dan mendapat penganiayaan.
“Di kepolisian ada dua pelanggaran pelanggaran kode etik dan disiplin,  kami akan memberikan tindakan tegas bagi anggota yang memang terbukti bersalah, sesuai dengan pelanggaran yang telah dilakukan,” katanya.
Sebelumnya seratusan orang yang tergabung dalam Komunitas Masyarakat Peduli Integrasi Polri, sepakat melaporkan oknum perwira di Polres Cianjur, yang telah melakukan kriminalisasi terhadap Deni Sunarya tokoh pemuda di Cianjur.

     Bahkan mereka mengancam akan melakukan aksi unjukrasa ke Mapolres Cianjur, yang akhirnya dibatalkan dan memilih mediasi di Kantor DPRD Cianjur difasilitasi anggota Komisi I DPRD Cianjur.
Juru Bicara Komunitas Masyarakat Peduli Integritas Polri, Yana Nurjaman, mengatakan, sebagai lembaga penegak hukum, Polri perlu mendapatkan dukungan dari seluruh lapisan warga, sehingga tercipta sinergitas warga dengan Polri.
“Namun dilapangan masih saja ada oknum di Polres Cianjur yang mencoreng citra kepolisian, salah satunya dengan bersikap arogan, kasar dan melanggar HAM. Bahkan secara arogan bahasa yang keluar dari mulutnya tidak mencerminkan seorang perwira,” katanya.
Dia menilai oknum perwira itu, telah berkali-kali melakukan pelanggaran dengan dalih menjalankan tugas dan mengatasnamakan hukum, sehingga pihaknya mendorong Polres Cianjur untuk menindak tegas oknum tersebut.
“Kami mendesak Kapolres Cianjur untuk segera memberikan tindakan tegas kepada oknum anggota dan jajaran dibawahnya yang terbukti arogan dan kasar saat menjalankan tugasnya,” katanya.(anjas)

Leave a Reply