Polres Nagan Raya Aceh Tingkatkan Sosialisasi Cegah Korupsi Dana Desa

Suka Makmue, jurnalsumatra.com – Kapolres Nagan Raya, Aceh, AKBP H Giyarto SH SIK menegaskan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan aparat desa untuk mencegah tindak pidana korupsi dalam penggunaan dana desa.

  “Sosialisasi ini melibatkan petugas bintara pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat (babinkamtibmas) dan bintara pembina desa (babinsa), agar penggunaan dana desa di Nagan Raya, Aceh tepat sasaran,” kata Kapolres Giyarto, Rabu.

  Menurutnya, meski dalam penggunaan dana desa sudah ada pendampingan dari pihak kejaksaan dan pemerintah daerah, pihaknya terus berupaya melakukan komunikasi dan pencegahan agar dalam penggunaan dana desa sesuai dengan perencanaan bersama masyarakat.

  Kepolisian juga terus melakukan pendampingan ke desa-desa di Nagan Raya, agar penggunaan dana desa secara transparan dan tidak ditutup-tutupi kepada masyarakat.

  “Bagi para kepala desa, dana desa ini untuk membangun desa, bukan dana kepala desa. Dana ini sudah ada sasarannya, mohon sekiranya agar dipergunakan sesuai dengan peruntukan,” kata Kapolres menambahkan.

  Saat ini, kata dia, penggunaan dana desa di Indonesia sudah memasuki tahun kelima sejak pertama kali dikucurkan pada tahun 2015 oleh pemerintah pusat.

  Pihaknya berharap penggunaan dana tersebut sudah terwujud dalam bentuk inovasi di desa atau program yang sudah dapat dinikmati secara langsung oleh masyarakat di setiap desa.

  Namun, apabila nantinya ditemukan adanya indikasi penyelewengan, Kapolres menegaskan siapa pun pelakunya akan berhadapan dengan kepolisian untuk diproses sesuai dengan aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

  “Kalau ada penyelewengan, akan berhadapan dengan polisi. Dana desa ini ada pengawas internal di pemerintah daerah, namun kalau kesalahannya tidak bisa lagi diperbaiki, maka pasti akan kami proses secara hukum,” kata Kapolres Giyarto pula.(anjas)