Polres Tangkap Pengedar Narkoba


Lahat, jurnalsumatra.com – Penekanan dan Pemberantasan terhadap musuh Negara Narkotika di Bumi Seganti Setungguan terus dilakukan oleh Team Satnarkoba Polres Lahat.

Terbukti, dari bentuk keseriusan dan kerja keras Team yang dijuluki Walet ini, H – 3 Hari Raya Idul Fitri 1440 H 2019, berhasil mencokok sedikitnya 7 Tersangka pengedar dan pecandu Narkoba.

Team ini, awalnya menangkap Frenky Pratama (26) warga Jl Mayor Ruslan III Gang Pelangi RT 001 RW 002 Kelurahan Pasar Lama, Kecamatan Lahat.

TSK terduga selaku Kurir itu, dicokok depan Indomart Jl Mayor 3 Kelurahan Pasar Lamat, Minggu (2/6/2019) sekitar pukul 13.30 WIB. Dengan barang bukti (BB) shabu seberat 0,21 gram. dan Pengakuan tersangka BB tersebut didapat dari Daniel (26) Gang Pelangi No 92 RT 001 RW 002, Kelurahan Pasar Lama, Kota Lahat.

Selanjutnya, menyusul ditangkap Tersangka Daniel Julio Christoper (26) warga Gang Pelangi RT 001 RW 002 Kelurahan Pasar Lama, Kecamatan Kota, Kabupaten Lahat sekitar pukul 14.00 WIB Minggu (2/6/2019). BB ditemukan didalam kotak rokok Mariboro warna putih dengan berat brutto 0,18 gram.

Lalu, Team Satresnarkoba juga berhasil mengamankan Jemi alias Gogon (33) resedivis kambuhan yang tercatat sebagai warga Blok C ujung Prumnas Arkomba, Kota Lahat ini kembali dibekuk karena telah terlibat penyalahgunaan Narkoba jenis Shabu.

Tertangkapnya Gogon tepatnya pada hari Minggu (2/6/2019) sekira pukul 16.30 WIB, membuat warga Jalan Kuburan Talang Kapuk Kelurahan Pasar Lama Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat (TKP) mendadak gempar.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan Team Walet terhadap tersangka didapati barang bukti (BB) dua paket Shabu dengan berat keseluruhan brutto 0.88 gram.

“Yang jelas, keberhasilan ini tidak akan kita raih apabila tidak ada informasi dari masyarakat. Mereka resah lantaran aktifitas yang dilakukan tersangka. Sebelumnya tersangka ini sudah pernah terlibat dalam perkara yang sama, sudah dua kali ditangkap dan dihukum kurungan penjara. Tapi, tak membuat TSK kapok dan berhenti,” ungkap Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap SIK melalui Kasat Narkoba Polres Lahat AKP Bobby Eltarik SH disampaikan, Kasubag Humas Polres Lahat IPTU Sabar T, kemarin.

Keseriusan Resnarkoba Lahat dalam menekan peredaran barang haram tersebut, patut diberi aplus. Pasalnya, hanya dalam kurun satu minggu telah berhasil mengungkap 7 pelaku penyalahgunaan Narkoba baik dugaan Bandar, Kurir, dan pecinta Narkoba.

Sementara, informasi didapat wartawan dilapangan Satresnarkoba Polres Lahat pada Sabtu (1/6/2019) sekira Jam 20.00 Wib bertempat di warung Makan Gopi Desa Muara Laway, Kecamatan Merapi Timur Lahat Team Berantas Narkoba Polres Lahat mengamankan Hery Yanto (44) warga Desa Merapi, Lahat bersama perempuan bernama Laila (23) bekerja sebagai pemandu lagu di Karaoke ANGEL yang merupakan kekasih gelap TSK.

Saat dilakukan penggeledahan, dijelaskan Sabar T, petugas menemukan barang bukti (BB) dua butir Pil Exstasi jenis inek warna hijau muda logo minions berat 0, 92 gram dan satu paket kecil Plastik klip transparan yg didalamnya serbuk kristal putih Narkotika shabu berat brutto 0,39 Gram.

Tidak berhenti disitu saja, lanjut Sabar T lagi, dihari yang sama Team Resnarkoba Polres Lahat, (1/6/2019) sekitar pukul 21.00 WIB bertempat di Kosan Sudenan Desa Muara Laway Kecamatan Merapi Timur, Lahat kembali meringkus tersangka berinisial Yani (36) warga Desa Muara laway, Lahat dan Ferdi (26) warga Jl. H. Pangeran Danal Muara Enim.

Terakhir sambungnya, penangkapan kali ini petugas amankan Barang Bukti 19 (sembilan belas) butir Pil Exstasi jenis inek warna hijau muda logo minions, satu Paket kecil Serbuk kristal putih Narkotika jenis shabu, satu batang kaca pirek yang didalamnya masih terdapat serbuk kristal putih narkotika jenis shabu beserta alat hisap sabu dan satu unit timbangan digital Merk HARNIC.

“Kini, para tersangka yang berjumlah tujuh orang itu, sudah dijebloskan kedalam jeruji besi, sedangkan barang bukti dari masing masing tersangka sudah diamankan. Untuk menjalankan proses hukum selanjutnya. Kita patut aplus Team Resnarkoba karena dalam kurung satu minggu berhasil mencokok tujuh TSK,” pungkas Sabar T. (Din)