Polresta Tangerang Tembak Dua Perampok Swalayan Mini

Tangerang, jurnalsumatra.com – Aparat Polresta Tangerang, Banten, menembak dua perampok swalayan mini di Desa Munjul, Kecamatan Solear, masing-masing Oa (29) dan Am (26) karena melawan petugas, Rabu.
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Sabilul Alif di Tangerang, Rabu, mengatakan kedua pelaku adalah pelaksana di lapangan dan dua lainnya menghilang.
“Kami tetapkan dua pelaku lainnya yakni Pf dan Als, sebagai daftar pencarian orang (DPO) karena dianggap sebagai otak dari aksi perampokan tersebut,” katanya.
Sabilul mengatakan pihaknya melakukan koordinasi dengan Polda Metro Jaya dan Polda Jabar karena pelaku menjalani aksi lintas provinsi.
Mantan Kapolres Jember, Jawa Timur itu menambahkan pelaku sering menjalankan aksi perampokan di Depok, Bogor, Jawa Barat dan Tangerang.
Dalam pengakuan pelaku bahwa mereka sengaja merampok swalayan mini, Alfamart yang terletak di Kampung Ranca Gede, RT 03/06 Desa Munjul, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang dan menguras isi bangkas senilai Rp35 juta.
Menurut dia, sekitar pukul 21.37 Wib, empat pelaku mengunakan dua sepeda motor memasuki swalayan sembari memakai penutup muka, lalu menodongkan golok ke karyawan Alfamart.
“Perampok mengancam semua karyawan dengan golok terhunus untuk dapat menunjukkan lokasi penyimpanan uang,” kata Sabilul didampingi Kasat Reskrim Polresta Tangerang, AKP Gogo Galesung.
Aksi perampok terekam kamera CCTV milik swalayan mini, sehingga membantu petugas mengusut kasus tersebut meski ketika beraksi mereka menutup muka dengan kain.
Para perampok merupakan tetangga dan memiliki alamat berdekatan di Desa Sipayung, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten.
Polisi mengamankan sebilah golok gagang warna putih dan sebilah lagi glong gagang warna hitam, rekamanan CCTV serta pisau belati warna hitam.
Pihaknya menjerat pelaku pasal 365 KUHP pencurian dengan kekerasan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.
Namun modus operandi yang dilakukan berpura-pura sebagai pembeli ketika swalayan mini sedang sepi, lalu menodongkan golok kepada karyawan dan mengambil barang seperti rokok, uang tunai.(anjas)

Leave a Reply