Polsek Tanah Abang Ringkus Lelaki Pembawa Narkoba

PALI,  Sumsel, jurnalsumatra.com – Terhenti sudah kelakuan bejat yang dilakukan oleh Chandra (31) dan Andi (30) setelah ditangkap Unit Reskrim Polsek Tanah Abang dan Polsek Penukal Abab di Jalan Tanah Abang – Modong, karena kedapatan membawa narkoba jenis sabu juga menyimpan senjata tajam.

Candra (31) warga Dusun I Desa Air hitam, dan rekannya Andi (30) warga desa Air Hitam Timur, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI, ditangkap Sabtu (22/9/2018) sekitar pukul 15.30WIB.

Penangkapan bermula dari anggota Reskrim Polsek Penukal Abab menginformasikan melalui via telpon ke Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang, bahwa ada dua orang laki-laki yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio M3 dengan Nopol BG 2829 CR yang diduga membawa narkoba, yang akan melintas di wilayah Kecamatan Tanah Abang.

“Sekitar pukul 15.30 WIB (Sabtu 22/9/2018) benar tenyata sepeda motor tersebut melintas di Jalan Umum Desa Muara Sungai. Selanjutnya anggota Reskrim Polsek Tanah Abang dan Anggota Reskrim Polsek Penukal Abab memberhentikan kedua orang tersebut, namun salah satu pelaku membuang benda yang dibungkus plastik klip ke arah sawah yang berada di pinggir jalan,” ujar Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono SH SIK MH, melalui Kapolsek Tanah Abab AKP Sofiyan Ardeni, SH

Setelah berhasil diamankan, lanjut Kapolsek, kedua pelaku tersebut juga didapat membawa senjata tajam jenis pisau cap garpu dan setelah itu petugas juga mencari benda yang dibuang oleh pelaku tersebut. “Setelah didapati ternyata benda tersebut adalah narkoba jenis sabu seberat 21,38 gram yang terbungkus dalam satu kantong klip bening. Selanjutnya kedua pelaku dibawa kemapolsek Tanah Abang beserta barang bukti untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Kedua pelaku akan dikenakan pasal berlapis, karena selain mebawa barang haram pelaku juga menguasi senjata tajam. “Pelaku kita ancam dengan pasal 2 undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara, dan undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya.(aba)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 + twenty =