PPK Pilkada Serentak di Sumsel

Palembang, jurnalsumatra.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel) memastikan badan AdHoc Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bupati dan Wabup di 7 Kabupaten se Sumsel, akan dilantik pada 29 Februari 2020.

Ketua KPU Sumsel Kelly Mariana mengatakan, anggota PPK nanti, selain harus memiliki kemampuan secara administrasi juga harus mampu menciptakan keamanan dan kenyamanan, dalam menyikapi dinamika politik di dalam lingkungan masyarakat

“Harapan kita, mereka bisa bekerja denhan baik, tidak berpihak dan independen, sehingga pelaksanaan Pilkada berjalan lancar, sehingga terpilih kepala daerah yang kredibel,” kata Kelly Mariana, Selasa (11/2/2020).

Menurut Kelly, pihaknya menginginkan agar pemilihan Bupati dan wakil Bupati 7 Kabupaten se Sumsel, yang akan dilaksanakan September mendatang dapat berlangsung aman. Sebab, suksesnya pelaksanaan Pilkada adalah keberhasilan proses demokrasi secara keseluruhan.

“Pilkada sebagai sarana demokrasi yang menjunjung tinggi hak memilih masyarakat sebagi warga Negara,” ujarnya.

Ditambahkan Kelly, anggota PPK yang akan dilantik nanti merupakan hasil dari perekrutan. Melalui proses seleksi, mulai dari pendaftaran tes tertulis hingga wawancara, hingga menghasilkan anggota PPK sebanyak 5 orang di setiap Kecamatan yang ada.

“Anggota PPK yang terpilih adalah mereka yang telah memenuhi persyaratan mulai dari seleksi administrasi, tes tertulis, dan wawancara sehingga memiliki kapasitas individu dalam melaksanakan tugas sebagai PPK, “ katanya.

Berdasarkan catatan, anggota PPK yang saat ini dalam proses wawancara untuk memilih lima besar, sebagian besar merupakan tokoh masyarakat masing-masing kecamatan yang berasal dari berbagai latar belakang, misalnya tokoh organisasi masyarakat dan kepemudaan.

“Latar belakang yang beragam menunjukkan, layak dijadikan panutan di wilayah masing-masing. Jagalah kepercayaan dengan sebaik-baiknya, “ imbuh, seraya total PPK yang akan dilantik nanti sebanyak 470 orang yang tersebar di 94 kecamatan pada 7 Kabupaten se Sumsel.

Dilanjutkan Kelly, Pilkada secara langsung merupakan perhelatan demokrasi di tingkat lokal dan partisipasi politik yang terbuka seluas-luasnya.

Lewat pemungutan suara yang transparan dan demokratis diharapkan nantinya mendapatkan pemimpin yang memiliki kapabilitas, kompetensi, dan integritas. Selain itu, aksesibilitas yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Sekedar informasi, di Sumsel ada 7 Kabupaten yang akan menyelenggarakan Pilkada serentak September mendatang. Yaitu Kabupaten Ogan Ilir (OI), Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).