Proyek Oknum Antikorupsi Dikerjakan Asal-Asalan

Pali, jurnalsumatra.com – Representasi (gambaran) kualitas bangunan infrastruktur di Kabupaten PALI kembali ditunjukkan oleh sebuah perusahaan kontraktor yang menggarap jalan cor beton permukiman di kawasan Golf Permai, Kelurahan Handayani Mulia, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.

Hanya tiga pekan pasca selesai dikerjakan, jalan dengan volume panjang 53 meter lebar 3,5 meter itu, kini sudah mulai menampakkan kerusakan yang memprihatinkan.

Menurut Rully Pabendra, Ketua LSM Forum Masyarakat Bumi Serepat Serasan (FORMAS BUSSER) yang juga merupakan Ketua RT 01/01 Golf Permai, dari awal pengerjaan jalan itu memang sudah terkesan asal-asalan. Sehingga sesuai prediksi, kualitasnya pun tak akan bertahan cukup lama.

“Dari pengamatan kami, jalan tersebut selesai dikerjakan hanya dalam tempo tiga hari saja. Padahal warga di sini sudah sempat memperingatkan agar bisa dikerjakan dengan baik. Namun inilah faktanya,” tutur Rully, di dampingi beberapa warga di lokasi, Rabu (20/11/2019).

Ditambahkannya, jalan sepanjang itu pun cuma diaduk menggunakan tenaga manual 5 orang, bukan dengan mesin Mollen. Itu pun tidak menggunakan kotak aduk. Melainkan diaduk langsung di tengah jalan, dengan cara dibagi enam kali ngaduk, selesai.

“Dari komunikasi kami dengan kawan-kawan ahli teknis sipil, mixing adukan cor dengan cara itu tak bisa dibenarkan. Selain adukkan tidak rata, juga air tak sampai meresap ke bagian bawah,” terangnya.

Maka, lanjut Rully, hampir dipastikan cara-cara seperti itu, mengindikasikan perbuatan yang dapat merugikan keuangan negara. Oleh karenanya, pihaknya akan meminta leading sector Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten PALI kembali memperbaiki kerusakan dimaksud dan memberi sangsi pihak kontraktor.

“Sebenarnya meski diperbaiki pun, takkan lebih baik. Karena konstruksi dari dasarnya saja sudah buruk. Wajar kalau ditimpa hujan beberapa waktu lalu saja, sudah mulai hancur dan menampakkan pasirnya,” tukasnya.

Dari papan informasi pekerjaan yang didokumentasikan warga, pembangunan jalan permukiman itu dikerjakan oleh CV Robby Putra, dengan sumber anggaran APBD PALI 2019 sebesar Rp 69,6 juta. Konon oknum pemiliknya merupakan Ketua organisasi antikorupsi di Bumi Serepat serasan ini.

Sementara itu, Kepala Dinas PERKIM, Irwan ST, melalui Kabid Bangunan dan Lingkungan, Junaidi ST, saat dikonfirmasi justru mengatakan bahwa pesan Whatsapp media ini salah sambung. “Maaf salah kirim bos. Tanyo PPTK-nyo bos!” singkatnya, tanpa membalas lagi, ketika ditanya siapa PPTK dimaksud.(hab)