PT Adi Multi Kalibrasi Kembangkan ke Daerah Lain


Makassar , jurnalsumatra.com – Di sela-sela persiapan kepulangan ke Yogyakarta setelah melakukan press tour Makassar-Tana Toraja yang dilaksanakan 10-14 Maret 2019, Drs Safar Nasir, MSi Wakil Rektor II UAD Yogyakarta selaku pimpinan PT Adi Multi Kalibrasi Yogyakarta, yang didampingi Imran Amin, ST (Pimpinan PT Adi Multi Kalibrasi Cabang Makassar) dan H Wilson Abdullah, SE, MM (PDM Toraja Utara), menyampaikan panjang-lebar soal PT Adi Multi Kalibrasi yang ada di Jl. Sungai Saddang Baru No. 25, Maradekaya Selatan, Kec. Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (14/3/2019).

PT Adi Multi Kalibrasi — sebuah unit usaha UAD Yogyakarta — yang berdiri pada tahun 2013 ini bertugas menera ulang peralatan kesehatan di pulau Jawa dan Sumatera serta wilayah Indonesia Timur, yang menampung alumni Prodi Fisika, Elektro dan Elektro Medik UAD Yogyakarta.

Awalnya dulu bernama Laboratorium Kalibrasi dan Uji UAD Yogyakarta. Karena LKU UAD ini terakreditasi KAN sebagai laboratorium dengan kompetensi kalibrasi berbasis SNI ISO/IEC 17025:2008 dengan kode LK-174-IDN, didirikanlah PT Adi Multi Kalibrasi dengan layanan jasa kalibrasi dan uji alat kesehatan.

Pada 2015 memperoleh izin menyelenggarakan. Dan LKU UAD sebagai laboratorium uji/kalibrasi alkes dari Dinas Kesehatan Yogyakarta.

Tahun 2016 memperoleh izin operasional sebagai institusi pengujian dan kalibrasi alat kesehatan dari Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.

Selain itu membantu pemerintah melakukan kalibrasi peralatan medis di rumahsakit, klinik kesehatan dan Puskesmas.

Laboratorium Kalibrasi dan Uji (LKU) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) hadir sebagai bentuk layanan publik dalam usaha ikut serta menjamin mutu produk industri, mutu pendidikan, layanan dan keamanan kesehatan untuk masyarakat agar sesuai standar nasional dan internasional. 

Dari sisi komitmen moral, LKU UAD hadir sebagai tanggungjawab moral terhadap standarisasi alat-alat ukur yang digunakan oleh masyarakat dalam interaksinya dengan industri, layanan kesehatan, dan pendidikan agar tidak menyimpang dari koridor moral, agama maupun intelektual.

Visinya adalah menjadi institusi yang terpercaya dalam menyediakan layanan kalibrasi serta dapat menjawab berbagai kebutuhan akademik, industri dan medis dengan mengutamakan mutu dan kepuasan pelanggan dan masyarakat.

Sedang misinya melakukan sistem manajemen mutu laboratorium yang berbasis pada SNI ISO/IEC 17025:2008 secara konsisten dan berkelanjutan, mengembangkan kompetensi sumber daya manusia pada bidang kalibrasi, mengembangkan lingkup kalibrasi sesuai dengan kebutuhan  akademik, industri, dan medis.

Sedangkan Layanan kalibrasi massa meliputi: kalibrasi timbangan, analitik, kalibrasi anak timbangan, layanan kalibrasi volume: kalibrasi buret, kalibrasi gelas ukur, kalibrasi labu, kalibrasi pippet, kalibrasi mikropippet.

Untuk layanan kalibrasi/pengujian alat kesehatan adalah alat hisap medis/Suction Pump, anaesthesia unit, Bed Side Monitor, Blood Pressure Monitor, Central Monitor, Centrifuge, CTG, Defibrillator, Doppler, Elektrocardiograf (EKG), Electrosurgery, ENT Treatment, Incubator Lab., Infant Incubator, Infant Warmer, Infusion Pump, lampu operasi, lampu tindakan, Nebulizer, Pulse Oxymetri, Rotator, Tensimeter Digital, Tensimeter Aneroid, Tensimeter Air Raksa, Thermometer, Stirer, timbangan bayi/badan, Treadmill, Ultrasound, Therapy, USG, Vaporizer, Ventilator.

Sedangkan layanan pengujian pesawat Sinar X adalah radiografi umum, radiografi mobile dan CT Scan.

Dijelaskan Safar Nasir, kali ini sudah menginjak tahun ke tiga PT Adi Multi Kalibrasi buka cabang di Makassar, Sulawesi Selatan. “Hal itu untuk mendekati konsumen saja,” tandas Safar Nasir yang menambahkan tidak lama lagi akan dibuka cabang di Riau, Medan, Kalimantan dan Papua.

“Mendekati konsumen itu sangat penting,” kata Safar Nasir, apalagi dilandasi sebuah pertimbangan saat ini masih sedikit usaha di bidang usaha kalibrasi ini.

Di sebuah kawasan kuliner di Lorong 301, Mariso, Makassar, Safar Nasir juga sampaikan keuntungan PT Adi Multi Kalibrasi yang mencapai Rp 1.2 miliar. 

Mendengar apa yang disampaikan Wakil Rektor II UAD Drs Safar Nasir, MSi soal keuntungan yang telah diraih PT Adi Multi Kalibrasi, Rektor UAD Dr H Kasiyarno, M.Hum dan Wakil Rektor III UAD Dr Abdul Fadhil, MT hanya tersenyum saja.

Menyambung apa yang disampaikan Safar Nasir, Rektor UAD Kasiyarno mengatakan bahwa mengembangkan usaha di lingkungan UAD Yogyakarta saat ini sangat dibutuhkan. Oleh karena usaha itu bernilai ekonomi yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. “Dan unit usaha UAD Yogyakarta di bidang kalibrasi ini memiliki tiga manfaat baik secara ekonomi, sosial dan akademik,” terang Kasiyarno, yang menerangkan keuntungannya itu untuk meringankan beban mahasiswa dan memperbaiki kualitas proses belajar-mengajar di UAD Yogyakarta.

Dijelaskan Imran Amin, saat ini adanya kalibrasi sangat dibutuhkan untuk melakukan tera (ukur ulang) keakuratan akar ukur di rumahsakit dan Puskesmas. “Untuk mencapai akurasi, maka peralatan ukur perlu kalibrasi setiap tahun,” papar Imran Amin, yang menerangkan kalau alat ukur tidak akurat bisa terjadi adanya malpraktek tenaga kesehatan.

Kalibrasi ini juga dapat memberikan jaminan keselamatan bagi pasien. Sebab, alkes yang tidak pernah dikalibrasi akan memberikan informasi yang salah dan hal ini juga akan berpengaruh pada diagnosa dokter.

Misalnya, di Makassar tahun 2017 pernah terjadi bayi mati terpanggang dalam inkubator akibat alkes itu tidak pernah dikalibrasi.

Selama ini, uji kalibrasi yang tidak memenuhi ketentuan, tidak ada toleransi sama sekali. Dan alat kesehatan yang tidak akurat pun disingkirkan atau dimusnahkan agar tidak digunakan lagi.

Karena sudah menyangkut keselamatan orang banyak, kalau alat kesehatan yang tidak akurat masih dipakai maka dampaknya lembaga kesehatan bisa dibekukan. Bahkan, izinnya pun bisa dicabut.

Hingga sekarang PT Adi Multi Kalibrasi Cabang Makassar telah melakukan uji kalibrasi di 25 lembaga kesehatan: rumahsakit, Puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya. Bahkan RSAD Pelamodia juga telah dikalibrasi.

Layanan kesehatan itu berada di Makassar, Gowa, Wajo, Sidrap, Palopo, Parepare, Kalimantan Timut, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Selatan.

Laboratorium Kalibrasi dan Uji (LKU) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) hadir sebagai bentuk layanan publik dalam usaha ikut serta menjamin mutu produk industri, mutu pendidikan, layanan dan keamanan kesehatan untuk masyarakat agar sesuai standar nasional dan internasional. 

Dari sisi komitmen moral, LKU UAD hadir sebagai tanggungjawab moral terhadap standarisasi alat-alat ukur yang digunakan oleh masyarakat dalam interaksinya dengan industri, layanan kesehatan, dan pendidikan agar tidak menyimpang dari koridor moral, agama maupun intelektual.

Visinya adalah menjadi institusi yang terpercaya dalam menyediakan layanan kalibrasi serta dapat

menjawab berbagai kebutuhan akademik, industri dan medis dengan mengutamakan mutu

dan kepuasan pelanggan dan masyarakat.

Sedang misinya melakukan sistem manajemen mutu laboratorium yang berbasis pada SNI ISO/IEC 17025:2008 secara konsisten dan berkelanjutan, mengembangkan kompetensi sumber daya manusia pada bidang kalibrasi, mengembangkan lingkup kalibrasi sesuai dengan kebutuhan  akademik, industri, dan medis.

Sedangkan Layanan kalibrasi massa meliputi: kalibrasi timbangan, analitik, kalibrasi anak timbangan, layanan kalibrasi volume: kalibrasi buret, kalibrasi gelas ukur, kalibrasi labu, kalibrasi pippet, kalibrasi mikropippet.

Untuk layanan kalibrasi/pengujian alat kesehatan adalah alat hisap medis/Suction Pump, anaesthesia unit, Bed Side Monitor, Blood Pressure Monitor, Central Monitor, Centrifuge, CTG, Defibrillator, Doppler, Elektrocardiograf (EKG), Electrosurgery, ENT Treatment, Incubator Lab., Infant Incubator, Infant Warmer, Infusion Pump, lampu operasi, lampu tindakan, Nebulizer, Pulse Oxymetri, Rotator, Tensimeter Digital, Tensimeter Aneroid, Tensimeter Air Raksa, Thermometer, Stirer, timbangan bayi/badan, Treadmill, Ultrasound, Therapy, USG, Vaporizer, Ventilator.

Sedangkan layanan pengujian pesawat Sinar X adalah radiografi umum, radiografi mobile dan CT Scan. (Affan)

Leave a Reply