PTT Kesehatan Pertanyakan Kelambatan Pembayaran Gaji

     Wamena, jurnalsumatra.com – Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang direkrut Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Priovinsi Papua mempertanyakan pembayaran gaji bulan Oktober yang belum dibayarkan.
Sejumlah perwakilan PTT itu difasilitasi oleh Kepala Dinas Kesehatan Dokter Willy Mambieuw bertemu kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) pada Kamis, (25/10).
Dokter Willy Mambieuw di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya,  mengatakan dari pertemuan itu dijelaskan bahwa pemerintah berusaha agar pembayaran gaji bisa dilakukan Senin atau Selasa mendatang.
“Tadi teman-teman (PTT) sudah dengar langsung dari Kepala BPKAD bahwa tim anggaran mereka rapat, kemudian solusinya kita harapkan Senin atau Selasa, hasil untuk mereka sudah bisa terbayarkan,” katanya.

     Ia mengatakan gaji PTT dibayarkan lewat dana tunjangan pemerintah daerah Jayawijaya.
“Kalau gaji bulan Januari sampai Agustus sudah dibayarkan. Kelambatan ini baru  terjadi bulan ini,” katanya.
Dokter Willy mengatakan jumlah PTT kesehatan yang direkrut Pemkab Jayawijaya mencapai ratusan orang, yang terdiri dari tenaga dokter, bidan, perawat dan gizi.
Lambatnya pembayaran gaji ini bukan saja terjadi pada PTT tenaga medis, tetapi  terjadi juga pada beberapa instansi lain.
“Ini bukan hanya dari kesehatan, ada juga dari bappeda, setda. Tetapi yang tadi dibicarakan adalah khsus untuk kita punya,”katanya.(anjas)

Leave a Reply