Pulang Dari Merantau, Sulaiman Dicokok Polisi

Lahat, Sumsel, jurnalsumatra.com – Kasus pembongkaran rumah pada 16 November 2014, dengan korban Isnan Hajri (25) warga Desa Pagar Negara Kecamatan Kota Lahat, yang dilakukan oleh tersangka Sulaiman (32) warga Desa Pagar Negara, Kecamatan Kota Lahat tersebut, sekitra pukul 03.00 WIB Senin (8/1/2018) dini hari berhasil dicokok oleh Jajaran Buruh Sergap (Buser) Polres Lahat.

“Tersangka berhasil kita tangkap usai pulang dari merantau. TSK sendiri sudah kita terbitkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO), dalam kasus pembongkaran rumah dengan korban Isnan Hajri warga Desa Pagar Negara, Kacamatan Kota Lahat, pada 16 November 2014 silam,” ungkap Kapolres Lahat AKBP Roby Karyadi Adi SIk melalui Kasat Reskrim AKP Ginanjar SIk, Senin (8/1/2018).

Diamankannya tersangka berdasarkan atas dugaan kasus pencurian dan pemberatan dengan nomor LP: LP/B-830/I/2014/ Sumsel/Res Lahat, tertanggal 16 November 2014, dengan korban warga Desa Pagar Negara Kecamatan Kota Lahat.

“Tersangka beraksi kala itu, tidak sendirian bersama temannya yang bernama Dedi (31) warga desa tersebut. Namun, TSK Dedi sudah berhasil ditangkap lebih dulu oleh jajaran Reskrim Polres Lahat, dan sudah menjankan hukuman sejak 2014 silam. dalam pembongkaran rumah itu, korban harus kehilangan sepeda motornya,” ujar Ginanjar.

Berbekal dari pengakuan tersangka Dedi ini, saat dilakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), oleh anggota menyeruak bahwa, TSK tidak melakukan sendirian dibantu oleh TSK Sulaiman. Lalu, petugaspun segera memburu keberadaan TSK Sulaiman. Saat dilakukan pengerbekan ternyata tersangka Sulaiman berhasil kabur dari rumah dan merantau.

“Sejak itulah petugas mengetahui kaburnya tersangka, lalu menerbitkan surat DPO untuk Sulaiman. Senin 8-1 pukul 03.00 dini hari kita mendapat info bahwa tersangka Sulaiman baru pulang dari merantau, petugaspun langsung melakukan pengerbekan dikediamannya, akhirnya TSK berhasil kita cokok,” tambah Ginanjar seraya mengatakan, saat ini TSK masih di BAP anggota untuk mendalami kasus tersebut, TSK sendiri sudah dijebloskan kedalam jeruji besi guna mempertanggungjawabkan perbutannya.(Din)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 − two =