Purna Jaya Kayuagung Banjir Lagi

Kayuagung, jurnalsumatra.com – Genangan air paling parah, menimpa warga di Komplek Purna Jaya dan Perumnas Ujung, Kelurahan Sukadana, Kecamatan Kota Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumsel, mencapai hingga kedalaman 1 meter. Ini merupakan banjir kedua kalinya, sebelumya pada bulan April masyarakat Purna Jaya juga merasakan banjir perdana.

“Air tadi malam sudah memasuki rumah, tapi alhamdulillah kemaren (senin, red) pihak pemerintah Kecamatan Kayuagung memfasilitasi pertemuan antara masyarakat dengan pihak managemen PT. Waskita,” Ujar Hafiz salah seorang warga Purna Jaya, Selasa (21/11/2017).

Menurutnya, dalam pertemuan tersebut masyarakat menuntut agar pihak PT Waskita dapat membuat gorong gorong atau box culvert lebih banyak antara jalan Tol, karena setelah dicek ke lokasi terbukti air debit air antara Desa Celikah dan Purna Jaya ada perbedaan.

“Kami memberi waktu dua kali duapuluh empat jam kepada Pihak PT Waskita untuk segera membuatkan box culvert, apabila tidak dilakukan maka kami akan demo,” jelas Hafiz, seraya menambahkan jika PT Waskita telah menyetujui tuntutan warga tersebut.

Diterangkan Hafiz, dalam pertemuan tersebut, telah disepakati akan ditambah lagi gorong gorong di ruas Jalan Tol, agar dapat melancarkan turunnya debit air, sehingga pihak PT Waskita telah menyanggupi akan menambah dua box culvert.

Sementara itu salah seorang warga yang enggan menyebutkan namanya ketika diwawancarai mengungkapkan, dirinya telah 24 tahun tinggal di lokasi dan banjir baru kali pertama terjadi.

“Saya sudah 24 tahun tinggal di sini dan banjir baru tahun inilah terjadi. Banjir disebabkan tanah timbunan pembangunan jalan tol itulah,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Alkautsar Ketua RT 05 Purna Jaya, menyatakan banjir mulai hari Jumat telah menggenangi halam rumah warga, setiap harinya kian bertambah dan Senin malam telah merambah masuk rumah warga.

Ditambahkannya sebanyak 25 Rumah yang terkena banjir dampak jalan tol tersebut, telah sepakat meminta pihak PT Waskita untuk menambah Box Culvert, karena menurutnya pada banjir pertama pada bulan april, sesuai permintaan warga telah disepakati akan dibikin tiga box culvert, tapi pihak PT hanya membikin satu box culvert.

Untuk itu, saat ini pihaknya meminta agar pihak PT Waskita segera merealisasikan kekuarangan dua pembikinan box culvert tersebut agar debit air semakin cepat turun.

Harus sesegera mungkin sebelum air terus memasuki kediaman rumah warga di RT 05 sehingga akan ada peralatan rumah tangga warga mengalami kerusakan.

Dia berharap, pihak manajemen pembangunan jalan tol ataupun pemerintah setempat cepat mengatasi masalah banjir ini, dengan membuat gorong-gorong atau box culvert.

“Kami minta sesegera mungkin 2×24 jam, dan kami harap pihak PT Waskita merespon cepat permasalahan ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Kota Kayuagung, Dedy Kurniawan S.STP, mengatakan banjir ini sudah terjadi dua kali dalam setahun, untuk itu ia berharap pihak PT Waskita dapat bertindak cepat untuk membuat kanal drainase tambahan, agar air mengalir dengan lancar.

“Kita harapkan pihak pengembang jalan tol segera mengambil tindakan dilapangan melalui observasi dan aksi pembuatan kanal drainase tambahan sehingga air di hulu bisa lancar ke hilir,” tegas Camat Kayuagung. (ata)

Leave a Reply