Rateman Ditemukan Gantung Diri

KAYUAGUNG, JURNALSUMATRA.COM – Masyarakat Desa Sunggutan Kecamatan Pangkalan Lampam Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan dikejutkan atas adanya peristiwa gantung diri, Sabtu (11/5/2019) sore.


Korbannya Rateman (27), warga setempat, tergantung pada tiang penyangga rumah dengan seutas tali. Pertama kali ditemukan sekira pukul 15.00 Wib oleh ayuk iparnya sendiri, Jaisa, sepulang menyadap karet.
“Mulanya sekitar pukul 14.30 Wib, kakak kandung korban, Kardi (40), juga tinggal di Desa Sunggutan, ke rumah orangtuanya yang juga dihuni oleh korban,” kata Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra melalui Paur Humas Polres OKI IPDA M. Nizar.


Setiba di rumah, katanya lagi, Kardi melihat korban sedang berbaring di ruang tengah tidak berpakaian hanya mengenakan handuk yang dipakaikan di pinggangnya. Kemudian Kardi bertanya kepada korban, ada apa dek?. Saat itu korban menjawab, lagi tidak sehat badan.


“Lalu Kardi ke dapur menemui ipar korban bernama Jaisa (19), hendak meminjam gergaji. setelah mengambil gergaji Kardi kembali ke rumahnya, dan Jaisa pergi ke kebun untuk menyadap karet,” tandasnya.

Setelah pulang dari menyadap karet, masih katanya, Jaisa melihat korban Rateman telah tergantung pada tiang penyangga di ruang tengah rumah menggunakan tali. Melihat korban seperti itu, Jaisa langsung meminta pertolongan.


“Kardi dibantu adiknya Siboy (21) dan istrinya Jaisa (19) langsung menurunkan korban yang tergantung. Setelah divisum luar oleh tenaga medis, tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan di badan korban,” pungkasnya.


Tindakan diambil jajaran Polsek Pangkalan Lampam, lanjutnya, selain mendatangi TKP, dan bersama tenaga medis dari Puskesmas Pangkalan Lampam melakukan visum luar, juga meminta keterangan saksi – saksi serta memintakan visum.


“Dari keterangan didapat, korban Rateman ini mengidap sakit jiwa selama 5 tahun dan pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Ernaldi Bahar yang berada di Kota Palembang,” pungkasnya. (ata)